Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ujian Nasional
Ribuan Siswa SMA dan Sederajat Tidak Lulus UN di Sumut
Friday 24 May 2013 10:09:14

Ilustrasi, siswa tidak lulus ujian nasional.(Foto: Ist)
MEDAN, Berita HUKUM - Sebanyak 2.948 dari 117.921 siswa SMA-MA di Provinsi Sumatera Utara yang mengikuti ujian nasional (UN) tahun ajaran 2012--2013, dan dinyatakan tidak lulus.

"Kegagahan para siswa tersebut, diketahui berdasarkan hasil penilaian atau koreksi dari Panitia UN Kementerian Pendidikan Nasional yang baru kami bawa dari Jakarta," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumut, Henri Siregar dalam temu pers di Medan, Kamis (23/5).

Hasil UN tersebut, menurut dia, pada Kamis (23/5) baru saja dibawa oleh salah seorang petugas Diknas Sumut dari Jakarta.

"Pada malam ini juga beberapa PNS Diknas Sumut terpaksa harus bekerja keras untuk memperbanyak hasil UN dan diserahkan kepada Diknas Kabupaten/Kota di Sumut untuk selanjutnya diberikan kepada masing-masing SMA-MA untuk diumumkan secara serentak Jumat (24/5)," ujarnya, seperti dikutip antaranews.com.

Henri mengatakan, pihaknya akan mengutamakan penyerahan hasil UN tersebut kepada pada Pendidikan Nasional (diknas) kabupaten yang jauh terpencil, sebab pada malam hari ini mereka membawa dokumen tersebut ke daerah agar bisa diumumkan secara serentak, Jumat (24/5).

"Kalau untuk Diknas Kota Medan, bisa saja hasil UN tersebut diserahkan pada hari Jumat," ucap dia.

Dia menyebutkan, hasil UN yang disampaikan ini bukan secara kumulatif, tetapi global.

Para pelajar SMA-MA di Sumut yang mengikuti UN, yakni bidang studi IPA sebanyak 64.682 orang, dan tidak lulus 736 orang atau 1,14 persen.

Bidang Studi IPS sebanyak 52.288 orang, dan tidak lulus 2.196 orang atau 4,2 persen.

Bidang Studi Bahasa sebanyak 55 orang, dan tidak lulus 10 orang atau 18,18 persen dan Bidang Studi Keagamaan sebanyak 436 orang, dan tidak lulus 6 orang atau 1,38 persen.

Sedangkan pelajar SMK yang mengikuti UN sebanyak 82.425 orang, dan yang tidak lulus 1,96 persen.

"Jadi, jumlah pelajar yang tidak lulus pada tahun ini, persentasenya mencapai 2,51 persen. Sedangkan pada tahun 2012, persentasenya hanya 0,08 persen," kata Henri.(ant/bhc/bar)


 
Berita Terkait Ujian Nasional
 
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 Melalui LTMPT
 
Pendaftaran SBMPTN Sampai Besok
 
Seskab: Presiden Jokowi Putuskan Ujian Nasional Tetap Dijalankan
 
Komisi X DPR Dukung Moratorium Ujian Nasional
 
Wawali Gorontalo: Moratorium UNAS Keputusan Tepat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]