Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pilpres
Relawan PRASA Deklarasi Koperasi, Srikandi dan Agus PRASA Mendukung Prabowo-Sandi
2018-12-01 20:23:00

Tampak saat acara Relawan PRASA Deklarasi Koperasi, Srikandi dan Agus PRASA Nasional di Seknas Pemenangan Prabowo Sandi, Sabtu (1/12).(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pekan awal bulan Desember 2018 ini, ratusan massa Relawan Prabowo Sandi (PRASA) berlokasi di Sekretariat Nasional (Seknas) pemenangan Prabowo Sandi menggelar acara deklarasi 'Launching' Koperasi PRASA MANDIRI SEJAHTERA, sekaligus juga deklarasi SRIKANDI Nasional, serta Relawan AGUS PRASA lndonesia yang mendukung paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi guna memenangkan perhelatan politik pesta demokrasi Pemilu Capres /Cawapres pada 2019 mendatang..

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com dilokasi acara, suasana acara deklarasi relawan PRASA ini diawali perkenalan, sambutan serta dibarengi sosialisasi yel-yel dengan meriah menyemarakkan paslon nomor urut 2 oleh Arief Rahman selaku Direktur Relawan Seknas Pemenangan Prabowo - Sandi ditemani Suryati sebagai MC serta Agus Hendropranoto, acara dimulai sekitar pukul 09.00 Wib, Sabtu (1/12).

Uniknya, di sela acara yang diwarnai dengan pagelaran musik milenial group band', tampak pula dihadiri perwakilan anggota Relawan PRASA bernama 'AGUS' Sejagat Indonesia.

"Kebetulan nama saya Agus. terus terang saya memiliki persaudaraan 'Agus Sejagat'. Tentunya memiliki dua (2) pilihan. Pada kesempatan kali ini saya hadirkan Agus persaudaraan yang memilih Capres-Cawapres Prabowo - Sandi. semoga acara yang kita jalankan berjalan lancar, serta insyaAllah diberkati semua yang hadir," ucap Agus Gunawan, selaku ketua panitia acara di hadapan relawan perwakilan yang hadir dari Purwokerto, Ciamis, Jogya, NTT, Banyumas, Lampung, dll.

Sementara, Ketua Umum Relawan PRASA, Ahmad M. Pasaribu menceritakan bahwa, kalau awalnya atas dasar keprihatinan itulah relawan PRASA lahir. bermaksud ingin merubah kondisi bangsa, anak cucu generasi di masa yang akan datang.

"Meski lahir dari keprihatinan dan ketidakpedulian namun kita tidak liar. Ini hasil kerja keras kita satu persatu," jelas Ahmad.

Seperti misalnya, lanjut Ahmad, "sebutlah Ibu Pur yang selama ini bergerak dan patut di contoh, dimana bergerak dari rumah ke rumah. Ke saudara-saudara dari yang tidak memilih Prabowo, ditambah lagi tidak peduli, namun kini sudah mulai peduli," ujar Ketua Umum PRASA yang acap kali disapa 'ustadz' itu oleh para relawan.

"Kita mesti giat dan membuat hingga memenangkan di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Siap kah saudaraku ? " Serunya, yang kemudian dijawab 'SIAP' oleh ratusan relawan perwakilan yang hadir saat itu.

Ahmad mengingatkan bahwa dirinya tidak janji-janji, namun bergerak. Yang diutamakan ialah penguatan ekonomi.

"Maka kita akan mengikuti dan menjalani lewat Koperasi, yakni bernama Koperasi PRASA Mandiri Sejahtera. InsyaAllah akan tercapai dengan semangat gotong-royong dan kerjasama nantinya," utaranya kembali.

Bahkan, lanjutnya bahwa "PRASA mart bahkan di tingkat kecamatan bakal dihadirkan. Soalnya, tidak akan setuju memberikan kesempatan pada 'asing' dan 'aseng' lagi. Akhir kata, aku berharap Koperasi PRASA MANDIRI ini dapat dikembangkan kemudian hari bagi saudara-saudara kita yang ekonomi lemah," pungkasnya.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]