Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Rekening Gendut
Rekening Gendut LS, Bareskrim Akan Memeriksa Pejabat PPATK
Tuesday 28 May 2013 20:15:27

(Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto mengatakan saat ini tim penyidik gabungan dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Polda Papua akan segera memeriksa pejabat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terkait kasus rekening gendut milik anggota Polri bernama Labora Sitorus.

"Kedepan penyidik akan dimintai keterangan dari pejabat PPATK, terkait yang pernah dikemukakan selama ini, tentang sirkulasi dan pemanfaatan dana yang ada, agar nanti apa yang akan dikemukakan merupakan hasil dari data dan fakta yang ada," kata Agus kepada Wartawan di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (28/5).

Menurut Agus, pemeriksaan terhadap pejabat PPATK, dimaksudkan agar Bareskrim Mabes Polri dan Polda Papua bisa mendapatkan informasi langsung dari pejabat PPATK yang menyebutkan aliran dana dari Labora Sitorus agar informasi yang beredar terkait dengan jumlah rekening yang dimiliki Labora Sitorus tidak simpang siur seperti yang diberitakan di media-media.

"Surat panggilannya belum, baru rencana (dipanggil)," pungkas Agus. Sebagaimana diketahui, kasus dengan tersangka utama Aiptu Labora Sitorus ini, bermula saat Polda Papua mengungkap kasus kepemilikan BBM ilegal sebanyak 1 juta liter.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Rekening Gendut
 
Rekening Gendut 4 Anak Buah Jokowi Diselidiki Kejagung
 
Rekening Gendut LS, Bareskrim Akan Memeriksa Pejabat PPATK
 
Aiptu Labora Situros Resmi di Tahan
 
PD Tantang PPATK Sebut Nama Pemilik Rekening Gendut DPR
 
KPK Didesak Usut Rekening Gendut Banggar DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]