Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Gorontalo
Redam Konflik Melalui Penanganan Sengketa
Friday 11 Oct 2013 19:36:08

Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Winarni Monoarfa, MS (Foto : ist)
GORONTALO, Berita HUKUM - Provinsi Gorontalo sebagai daerah yang terbilang baru, pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini tentu saja menimbulkan tantangan sendiri bagi daerah tersebut dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Konflik yang timbul tentu saja membawa dampak negatif bagi keberlangsungan pembangunan.

"Namun Alhamdulillah, Provinsi Gorontalo menurut evaluasi Kementerian Polhukam adalah yang terbilang kondusif dan Aman, data terakhir menyebutkan, Kita (Gorontalo-red) menempati rangking pertama daerah teraman di Indonesia Timur, ditingkat Nasional kita di urutan ke 3," ungkap Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Winarni Monoarfa, MS pada acara Bimtek penyelesaian dan penanganan sengketa hukum di Provinsi Gorontalo kerjsama antara Biro Hukum dan Polda dan Kejati Gorontalo, Kamis (10/10).

Menurutnya, konflik yang kerap terjadi saat ini sangat kompleks dan melibatkan banyak stakeholder. Dan yang sangat fatal bila terkait dengan pihak swasta, disatu sisi daerah sangat membutuhkan investasi untuk menopang pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk itu kata Winarni, melalui kegiatan Bimtek tersebut, para peserta yang terdiri dari sejumlah kalangan dapat mengikuti dengan baik materi yang diberikan.

"Seluruh pihak perlu memahami dan mengetahui secara dini langkah dan upaya yang dilakukan dalam menghadapi permasalahan atau persoalan hukum, yang pada akhirnya bertujuan bisa menciptakan stabilitas baik dilingkungan, masyarakat, lebih-lebih daerah," tandasnya.(bhc/shs)


 
Berita Terkait Gorontalo
 
Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
 
Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
 
Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
 
Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
 
Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]