Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Artis
Reaksi Selebriti Dunia Atas Kemenangan Donald Trump
2016-11-11 21:06:03

Madonna tampil dalam konser di New York untuk mendukung Hillary Clinton, semalam menjelang pemungutan suara.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sejumlah selebriti dunia mengaku terkejut atas kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat dengan mengalahkan Hillary Clinton.

Penyanyi Cher mengatakan, "Dunia tidak akan pernah sama lagi."

Sementara Ariana Grande mengaku 'menangis' sedangkan pesan Madonna terdengar lebih bersemangat, "Kita tidak pernah menyerah."

Namun para pendukung Trump tentu berbeda suara dan Stephen Baldwin menegaskan 'bangga menjadi bagian dari sejarah yang mengagumkan'.

Bintang film laga, Steven Seagal, menulis pesan Twitter: "Selamat @realDonaldTrump atas kemenangan yang menakjubkan atas sainganmu! Menanti untuk membuat Amerika hebat lagi!"



Lady GagaImage copyrightEPA/CAITLIN PENNA
Image captionLady Gaga, salah seorang pendukung Clinton, mengatakan, 'Tidak ada yang bisa menghentikan kita'.


Sedangkan pemeran film Stacey Dash yang juga pendukung Trump- menulis, "Amerika akan hebat kembali."

Bagaimanapun tampaknya suara para bintang pendukung Trump itu menjadi minoritas.

Pendukung Clinton 'tak akan diam'

Rashida Jones yang main dalam Park and Recreation- berpendapat kemenangan Trump sebagai 'hari yang gelap' dan Christina Applegate mengaku 'patah hati'.

Pendukung kuat Hillary Clinton, Lady Gaga, mengatakan, "Dalam sebuah ruangan yang penuh harapan, kita akan didengar. @deray #blacklivesmatter tegaklah untuk kebaikan, persamaan, dan cinta. Tidak ada yang bisa menghentikan kita."

Dia ikut menyerukan persatuan dalam kampanye Clinton di North Carolina pada malam menjelang pemungutan suara sedang Madonna tampil di sebuah konser di New York untuk menggalang dukungan bagi Clinton.

Penyanyi Katy Perry -yang juga ikut berkampanye bagi Clinton- menulis sejumlah pesan Twitter dan salah satunya adalah, "Kita tidak akan pernah didiamkan. #LOBETRUMPSHATE." ,

Adapun penyanyi rap Macklemore memilih Instagram untuk mengungkapkan perasaannya, "Saya kecewa, terkejut, dan gemetar dengan yang terjadi malam ini."

Bintang kawakan Mia Farrow menegaskan, "Kita semua harus meneruskan untuk tetap berdiri demi persamaan, kebebasan kita, untuk ilmu pengetahuan dan keadilan."

Penyanyi Lily Allen juga menerbitkan sejumlah pesan Twitter, dengan salah satu berbunyi, "Globalisasi merusak demokrasi dan Amerika Serikat baru saja memilih seorang pria yang membangun dan menamakan sebuah menara emas dengan namanya, menjadi presiden."(BBC/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Artis
Kontroversi Kaos Versace Berujung Boikot dari Aktris China Yang Mi
Resmi Bercerai, Ada 4 Poin Pernyataan Keras Sule
Sable Yu, Aktris Indonesia-China 'Dilecehkan' Sutradara Inggris di Hong Kong
Reaksi Selebriti Dunia Atas Kemenangan Donald Trump
Daftar Pesohor Terkaya Dunia yang Sudah Meninggal
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Serangan Kilang Minyak Arab Saudi: AS Sebut Data Intelijen Menunjukkan Keterlibatan Iran
Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota
Paripurna DPR Sepakat 19 Tahun Jadi Batas Usia Minimal Perkawinan
Selamat Jalan KPK...
Menkumham Yasonna Lantik Majelis dan Pengawas Notaris Periode 2019-2022
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]