Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Razia Lalin
Razia Lalin di Bintaro, OTK Beringas Lempari Mobil Patroli Hingga Kaca Pecah
Sunday 21 Jun 2015 13:11:23

Mobil Patroli Polsek Pondok Aren Bintaro Jaya yang mengalami pecah kaca karena pelemparan oleh OTK setelah Razia, di jalan Bintaro Tagerang Selatan, Minggu (21/6).(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polsek Pondok Aren, Bintaro, Tagerang Selatan menggelar razia lalu lintas rutinan mingguan pada, Sabtu dan Minggu. Razia guna penertiban ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya tindak kejahatan seperti maling kendaraan sepeda motor, Begal yang apalagi dalam menghadapi bulan puasa Ramadhan. Namun, operasi Razia kali ini dibantu juga dengan warga sekitar, seperti para security sekitar Kawasan Carrefour Bintaro Sektor IX, Tagerang Selatan.

Operasi razia yang terlihat besar-besaran ini juga dilengkapi dengan tim yang bersenjata lengkap dengan laras panjang, yang tampak ikut mengawasi guna menwaspadai maraknya pelaku kejahatan curanmor, sebab sebelumnya pada hari Juma't malam (19/6) kemarin, telah terjadi perampasan sepeda motor pada pengguna jalan, untungnya warga yang dirampas motornya tersebut selamat, dari oknum pelaku kejahatan Begal.

"Iyah mas, (Razia) ini karena ulah perampasan semalam yang terjadi disini," ujar Marzuki selaku Kepala Unit Tim (Katim) pada pewarta BeritaHUKUM di daerah operasi razia kawasan Carrefour Bintaro, Tagerang Selatan, Minggu dini hari (21/6).

Naasnya dari pantauan pewarta, Mobil Patroli Bintaro Jaya Nomor 03 jenis pikup bak terbuka, mengalami insiden lempar lari dari pihak Orang Tak di Kenal (OTK) saat mobil yang mengangkut motor tersebut dikawasan Bintaro, dilempar dan terjadi saat motor yang diamankan akan dibawa ke Polsek Pondok Aren, "Kaca pintu sebelah kiri pecah, lalu body yang kiri juga lecet kena lemparan, sempat pihak Brimob yang pake motor mengejar para pelaku, namun mereka berhasil kabur, mereka melemparnya dari tempat remang-reman kegelapan," jelas Katim.

Sementara itu, Zaenal selaku Perwira Pengawas (Pawas) menambahkan perihal Operasi Razia lalu lintas ini, yang berhasil mengamankaan 34 kendaraan motor, pasalnya karena tidak memiliki surat-surat yang lengkap seperti SIM, STNK dan sebagainya.

"Razia rutinan setiap Sabtu dan minggu ini digelar guna mengantisipasi tindak kejahatan, dan tiap harinya juga memang diadakan tapi khusus Sabtu-Minggu personilnya mendapatkan penambahan lebih," ujar Zaenal, disela-sela aksi memberikan penyuluhan terhadap para pengguna motor yang ditangkap saat terjadi gelar razia lalu lintas kendaraan bermotor dihalaman Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan.(bh/bar)


 
Berita Terkait Razia Lalin
 
Samsat di DKI Jakarta Gelar Razia Gabungan Penunggak Pajak
 
Polda Metro Jaya Siap Menggelar Operasi Cipta Kondisi Guna Mengantisipasi Tawuran, Trek-trekan dan Terorisme
 
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Simpatik Jaya 2017 Selama 21 Hari
 
Dua Minggu Operasi Patuh Jaya, 107.870 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak
 
Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas Kenderaan Sepeda Motor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]