Hal tersebut di sampaikannya saat berbincang" /> BeritaHUKUM.com - Rafli Kande: Saya Maju untuk Perekat' Demi Mempersatukan Semangat Potensi Seni Aceh

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aceh
Rafli Kande: Saya Maju untuk Perekat' Demi Mempersatukan Semangat Potensi Seni Aceh
Thursday 27 Feb 2014 18:16:49

Seniman ternama Aceh Rafli Kande saat kopi morning dengan sejumlah awak media di restoran hotel Kartika Kota Langsa.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Seniman sekaligus penyanyi ternama asal Kota Banda Aceh, Rafli Kande (46) menyebutkan, "Saya maju ke DPD bertujuan untuk menjadi perekat, pemersatu semangat dan potensi rakyat Aceh, khususnya para wakil rakyat yang akan terpilih nantinya.

Hal tersebut di sampaikannya saat berbincang - bincang dengan sejumlah awak media di restoran Hotel Kartika Kota Langsa, Kamis (27/2) menurutnya, "Kalau saya terpilih nantinya, akan memperjuangkan kesenian, khususnya kesenian Aceh," ujarnya.

Saya mencalonkan diri untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) karena punya kedekatan emosional dengan semua elemen yang ada, artinya karena saya seniman, seni itu "Rasa" makanan kuping (telinga), saat ini kesenian Aceh sangat jauh tertinggal dengan daerah-daerah lain di Indonesia," sebut Rafli.

Rafli Kande, menambahkan kalau saya terpilih nanti, akan memperjuankan nasib kesenian Daerah ini dan bergeining dengan pusat, kebijakan itu uang, seharusnya pemerintah Aceh itu yang menginplementasikan, itu yang tidak dilakukan saat ini, "oleh karena itu, kenapa saya tidak mencalonkan diri sebagai DPRI, saya optimis akan menang, tapi saya tidak mau melakukan itu, karena akan membuat saya jadi milik kelompok, saya ini kan seniman, seniman itu milik rakyat," ujar Rafli lagi.

Saya Politikus sejati, hasil karya pun semuanya bernuansa politik, niat saya untuk memajukan kesenian Aceh. Saat di tanya kalau dirinya terpilih nanti apa tidak kasihan dengan penggemarnya, "justru saya maju sebagai DPD untuk memperjuangkan kesenian Aceh secara menyeluruh," pungkas Rafli Kande.

Sebelumnya, pada Rabu (26/2) Rafli Kande betemu dan menghibur penggemarnya di Kabupaten Aceh Timur, hari ini Kamis (27/2) akan menemui Fannya di Kabupaten Aceh Tamiang, yang rencananya Jum'at malam (28/2) Rafli akan bertemu dan menghibur pengemarnya di Cafee 18 Kota Langsa.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]