Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Perindustrian
RUU Perindustrian Diharap Mewakili Semua Segmentasi
Tuesday 29 Jan 2013 09:16:44

Rapat Dengar Pendapat Umum bersama Pakar Perindustrian di Gedung Nusantara I, Senin (28/1).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VI DPR Yusyus Kuswandana (F-PD) berharap dalam pengimplementasian RUU Perindustrian nantinya betul-betul mewakili semua segmentasi yang ada. Baik segmentasi industri, maupun segmentasi pasar Indonesia, baik sektor swasta, maupun sektor BUMN.

“Jangan sampai UU ini hanya bermanfaat di tingkat pembicaraan, tapi di tataran implementasi tidak sesuai dengan harapan,” katanya dalam rapat dengar pendapat umum bersama Pakar Perindustrian di Gedung Nusantara I, Senin (28/1).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto, dia menambahkan, RUU Perindustrian ini harus punya kebijakan tajam yang akhirnya bisa diimpelementasikan dengan baik oleh perusahaan BUMN dan perusahaan swasta. Sehingga perusahaan BUMN bisa mengcover semua kebutuhan yang ada didalam negeri, hingga ke perusahaan BUMN yang dijalankan di sektor hilir.

“Salah satu keinginan kita adalah RUU Perindustrian ini menjangkau semua pihak, sehingga tidak akan ada konflik interest di dalam BUMN. Jangan sampai negara ini punya UU, namun BUMN punya kebijakan-kebijakan juga dalam mengeluarkan sebuah aturan,” ujarnya.

Menurutnya, yang terpenting dalam RUU Perindustrian itu adalah Sektor Middle-up dapat membina Sektor Middle-low dan ada pembinaan-pembinaan yang bisa dijadikan prioritas oleh para pelaku industri sehingga nantinya terjadi sirkulasi outsourching.

Sementara itu, Edhy Prabowo (F-Partai Gerindra) menyampaikan harapannya agar RUU Perindustrian ini bisa merubah bidang industri dalam negeri menjadi lebih baik, dalam hal ini Indonesia tidak hanya menjadi negara yang ikut saja dalam pasar dunia tapi juga menjadi pemain utama dalam pasar dunia.

Sebab pada realitanya, di Indonesia seperti ada sumbat yang sengaja dibuat, sehingga yang ditemukan di industri kita hanya diminta untuk memproduksi barang saja.

Menurutnya, sejak zaman Adam Smith, negara agraris urusannya hanya sebatas agraris. Sedangkan negara industri urusannya mencakup perancangan. Lanjut Edhy, inilah yang terjadi sekarang, mengapa kita semakin miskin sebab kita jual mungkin cuma 1000/ton, namun ketika sudah diambil alih dan dirubah menjadi besi untuk pembuatan alat elektronik bahkan pesawat terbang, nilainya menjadi semakin tinggi yang akhirnya kita yang membeli kembali.

“Saya mau lebih maju lagi, maka yang kita harapkan dari bapak agar memberitahukan apa yang seharusnya kita impelementasikan pada teknisnya. Sehingga UU ini bisa menjawab permasalahan yang ada. Jangan sampai RUU Perindustrian ini hanya jadi wacana tetapi efeknya nyata. Agar nantinya RUU Perindustrian ini berguna baik untuk negara sebagai negara industri kedepannya.” tutupnya.(dpr/bhc/opn)

Share : |

 
Berita Terkait Perindustrian
Menperin Resmikan Pabrik GIS PT ABB Sakti Industri
Anggaran Kemenperin 2014 Rp 2,622 Triliun
RUU Perindustrian Diharap Mewakili Semua Segmentasi
Menkeu Tunggu Kemenperin Ajukan Insentif Mobnas
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Napak Tilas Perjuangan Jenderal Sudirman, Ribuan Kader Hizbul Wathan dalam Mendidik Generasi Penerus Bangsa
Ombudsman Harus Kawal Layanan Publik
2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi
Ketum GL-Pro 08 Bakal Laporkan Pendemo yang Menghina Gubernur Anies Baswedan
Ketum Airlangga Hartarto: Rakornis Bappilu Golkar Siap Atur Strategi Kemenangan Pemilu 2019
IPI: Ada 2 Faktor Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi
Partai Golkar Ziarah ke TMPN Kalibata, Berikut Do'a HUT ke-54 dan Kemenangan
Gerindra Minta Pemerintah Setop Klaim Divestasi Saham Freeport
Belum Ada Se-Rupiah pun Pembayaran Pembelian Saham PT Freeport
Sukseskan Pemilu Damai 2019, PB HMI: Strategi Jitu Tangkal Isu Hoax, Intoleransi dan Radikalisme
Ini Do'a Titiek Soeharto untuk Ulang Tahun Prabowo Subianto
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]