Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gorontalo
RT Korban Eksekusi Dapat Bantuan Rumah dari Pemda Gorut
Friday 24 May 2013 00:26:52

Peletakkan Batu untuk Rumah Tangga Korban Eksekusi oleh Bupati, Indra Yasin, MH, Kmais (23/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/shs)
GORONTALO, Berita HUKUM - Setelah hampir dua bulan tinggal di kantor Desa Leboto Kecamatan Kwandang, akhirnya 7 rumah Rumah Tangga (RT) korban eksekusi rumah yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Limboto beberapa waktu lalu akhirnya bernafas lega. Menyusul adanya bantuan pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara tentang pembangunan 7 unit rumah yang ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati, Indra Yasin, MH. Peletakan batu yang berlangsung, Kamis (23/5) ini turut disaksikan ke tujuh keluarga korban, masyarakat dan pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

“Saya minta kepada pelaksana agar sebelum memasuki bulan Ramadhan tahun 2013 ini yang tinggal beberapa bulan lagi ketujuh rumah ini sudah siap dipakai. Sehingga ketujuh keluarga rumah tangga ini tidak lagi tinggal dikantor desa," tegas Bupati, Indra Yasin. Dihadapan masyarakat Desa Leboto.

Bupati juga meminta kepada ketujuh rumah tangga untuk tidak lagi mempermasalahkan rumahnya yang telah dieksekusi karena sudah merupakan keputusan pengadian. “Justru saya meminta agar pihak penggugat yang memenangkan lahan atau tanah dilokasi eksekusi tersebut dapat kembali akur," himbau Indra.(bhc/shs)


 
Berita Terkait Gorontalo
 
Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
 
Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
 
Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
 
Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
 
Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]