Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Sumut
Quick Count Menang 33,4%, Ganteng dan Pendukungnya Ephoria
Thursday 07 Mar 2013 20:33:13

Cagub Cawagub Gatot Pujo Nugroho terlihat sumringah di hari pencoblosan Pilkada Sumut, Kamis (7/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
MEDAN, Berita HUKUM - Walau masih sebatas hitung cepat sementara, tim pemenangan Cagub Cawagub Gatot Pujo Nugroho - Tengku Erry (Ganteng) bersorak sorai mengangkat dan mengarak pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry saat memasuki kantor Sekretariat Pemenangan di Jalan Abdul Karim, Medan pada Kamis (7/3).

Gatot Pujo Nugroho didampingi seluruh Partai pendukung menyatakan agar seluruh Pendukung menjaga suara mereka, untuk menggalang solidaritas mengawal hasil perhitungan suara sementara agar menjadi nyata.

"Kita telah bekerja keras selama ini, maka dari itu kita harus bergandengan tangan menjaga suara kita, karena ini masih suara sementara dari hasil Quick Count, tapi besar harapan dan kita percaya dengan hasil itu," ucap Gatot terlihat dengan sumringah dihadapan para pendukungnya.

Dalam Quick Count yang dilakukan Indobarometer, pasangan nomor 5 Cagub dan Cawagub Sumut, Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry (Ganteng) menduduki posisi pertama dengan angka 33,4 %. Disusul pasangan nomor urut dua Effendi Simbolon - Jumiran Abdi (Esja) dengan persentase suara 24,1%.

Sementara untuk pasangan nomor urut satu, Gus Irawan - Soekirman dengan persentase 21,8 % dan pasangan nomor urut tiga Chairuman - Fadli 3,92 % serta pasangan nomor urut empat, Amri-RE Siahaan 12,1 persen (bhc/and)


 
Berita Terkait Pilgub Sumut
 
Saksi Pasangan Ganteng Bantah Soal Money Politic dan Black Campaign
 
Saksi Ungkap Kecurangan Pasangan Ganteng
 
Inilah Hasil Perolehan Suara Pilkada Sumut Seluruh Kabupaten/Kota
 
KPU Medan Tolak Pencoblosan Ulang
 
Saksi Esja Minta Kota Medan Mencoblos Ulang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]