Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PPP
Putra Mbah Moen dan Ketum PPP Humphrey Djemat Temui Suryadharma Ali
2019-04-16 07:03:19

BANDUNG, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Humphrey Djemat, bersilaturahmi dengan mantan Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali (SDA).

Pertemuan mereka dilaporkan berlangsung penuh kehangatan, terlebih Gus Wafi Maimoen Zubair, putra ulama terkemuka Kiai Maimoen Zubair atau Mbah Moen, hadir menambah berkahnya silaturahmi.

SDA yang selama ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, menemui para "pejuang PPP" itu di tengah waktu kunjungan.

Raut wajah SDA cukup tenang, tegar, tetap penuh semangat meski sudah sekitar 4 tahun menjalani masa hukuman.

SDA bahkan sempat menyampaikan ide-ide besar dan gagasan yang membumi ketika berdiskusi dengan Humphrey Djemat. Seperti biasa pemikirannya selalu tertuju pada usaha mengembalikan PPP pada "khitah" partai islam warisan ulama.

Gus Wafi yang datang bersama Gus Ibrahim, Kiai Rubai dan Kiai Hendro dari Solo pun melepas rindu dengan SDA.

Doa keberkahan untuk perjuangan PPP dan kesehatan mantan Menteri Agama di era Presiden SBY itu dipanjatkan dengan khusyuk.

SDA sempat menitip pesan kepada Humphrey, yaitu membesarkan dan menjaga PPP agar bisa menempatkan wakilnya di parlemen guna menyalurkan aspirasi umat.(nusanews/bh/sya)


 
Berita Terkait PPP
 
Sandiaga Uno Resmi Kader Partai Persatuan Pembangunan
 
Suharso Monoarfa Deklarasikan Diri Maju sebagai Ketum PPP
 
Putra Mbah Moen dan Ketum PPP Humphrey Djemat Temui Suryadharma Ali
 
PPP dan 21 Dubes Uni Eropa Bahas Isu Seputar Politik Identitas dan TKA
 
Ketum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz Resmi Meletakkan Jabatannya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]