Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Libya
Putra Khadafi Dikabarkan Tertangkap
Thursday 13 Oct 2011 17:28:15

Penangkapan Mutasim Gaddafi masih belum bisa dikonfirmasi oleh pejabat NTC di Benghazi (Foto: Guardian.co.uk)
TRIPOLI (BeritaHUKUM.com) – Sebuah laporan penting menyebutkan bahwa salah satu putra pemimpin Libya terguling, Muammar Khadafi telah tertangkap. Laporan itu mengutip pernyataan salah satu tokoh Dewan Transisi Nasional (NTC) yang mengatakan, putra mantan pemimpin Libya tersebut, Mutassim Khadafi tertangkap di Sirte, kota kelahiran ayahnya itu.

Namun, laporan tersebut masih belum mendapat respon berbeda dari sejumlah pejabat NTC. Pejabat resmi NTC yang berada di markas besar mereka di Benghazi, tidak dapat mengkonfirmasi klaim tersebut.Sedangkan penasihat NTC, Abdelkarim Bizama kepada AFP mengatakan, Mutassim telah ditangkap di Sirte dan kini tengah dibawa menuju Benghazi.

Konfirmasi ini memang menjadi penting, karena sebelumnya sejumlah laporan yang salah tentang penangkapan sejumlah tokoh kunci di lingkaran dekat Kolonel Khadafi sempat muncul ke permukaan. Beberapa diantaranya adalah berita penangkapan Saif Khadafi dan juru bicara Khadafi, Moussa Ibrahim.

Wartawan BBC di Tripoli, Caroline Hawley mengatakan, jika penangkapan Mutassim Khadafi ini terkonfirmasi maka hal tersebut akan menjadi salah satu terobosan besar bagi NTC. Mutassim merupakan salah satu pejabat militer senior dalam masa kekuasaan Khadafi, selain itu dia juga berperan sebagai penasihat keamanan bagi ayahnya.

Sejumlah analis mengatakan NTC akan berupaya menanyai Mutassim tentang keberadaan ayahnya dan juga anggota keluarga Khadafi lainnya seperti Saif al-Islam dan Khamis. Sementara kantor beritar Reuters yang mengutip Kolonel Abdullah Naker dari NTC mengatakan, Mutassim ditangkap saat dia tengah berupaya melarikan diri dari Sirte dengan menggunakan sebuah mobil.(bbc/sya)


 
Berita Terkait Libya
 
Libya Hadapi Fase Kritis Setelah Berakhirnya Perang Saudara
 
Aliansi Milisi Ambil Alih Bandara Tripol
 
Bentrok di Benghazi, Libia, 38 Tewas
 
Konflik Serius Terjadi di Parlemen Libia
 
PM Libia Turun Karena Serangan Milisi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]