Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Puluhan Orang Tewas Saat Sholat Jumat di Irak
Friday 22 Aug 2014 21:43:31

AS menyatakan Daulah Islamiyah adalah ancaman paling berbahaya yang dihadapinya.(Foto: Istimewa)
IRAK, Berita HUKUM - Pejabat keamanan di Irak mengatakan puluhan orang tewas dalam sebuah serangan terhadap masjid Sunni di Provinsi Diyala, Irak timur. Kelompok bersenjata dilaporkan menembak ke dalam masjid saat sembahyang Jumat.

Serangan terjadi di daerah yang sampai sejauh ini dikuasai kelompok Sunni, Daulah Islamiyah.

Sebelumnya Amerika Serikat menyatakan Daulah Islamiyah adalah ancaman paling berbahaya yang dihadapi Amerika saat ini.

Kelompok ini bergerak di Suriah disamping di Irak.

Menteri Pertahanan Chuck Hagel mengatakan serangan udara Amerika membantu penghentian pergerakan DI, tetapi koalisi kawasan diperlukan untuk merampungkan misi ini.

Kepala Staf Gabungan Militer AS Martin Dempsey mengatakan pemerintahan Irak yang melibatkan berbagai pihak diperlukan.

Dia mengatakan DI tidak akan dikalahkan kecuali kelompok ini ditolak 20 juta Islam Sunni yang hidup di antara Baghdad dan Damaskus.

Kementerian Kehakiman Amerika telah memulai penyelidikan kriminal resmi terkait pembunuhan wartawan Amerika, James Foley oleh militan Daulah Islamiyah, alias ISIS.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Irak
 
• PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
• Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
• Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
• Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
• AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]