Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kenya
Puluhan Orang Tewas Dalam Bentrokan Antar Petani di Kenya
Friday 21 Dec 2012 16:59:46

Suasana setelah bentrokan antara komunitas petani di distrik Sungai Tana, pantai Kenya, Jum'at (21/12).(Foto: Ist)
KENYA, Berita HUKUM - Setidaknya 28 orang tewas dalam kekerasan antara komunitas petani di distrik Sungai Tana, pantai Kenya, Jum'at (21/12).

Kekerasan terbaru dilaporkan terjadi setelah para petani Pokomo melakukan serangan balasan ke permukiman Orma.

Pada bulan Agustus dan September, lebih dari 100 warga desa tewas dalam kekerasan diantara dua komunitas ini.

Kebanyakan korban adalah wanita dan anak-anak dan pasukan keamanan dikerahkan untuk menghentikan kekerasan.

Perebutan lahan

Polisi mengatakan dalam kekerasan terbaru di desa Kipao terjadi pembakaran dan timbul korban diantara kedua belah pihak.

Palang Merah mengatakan setidaknya 10 tewas dan 30 lainnya mengalami luka serius, termasuk satu anak berusia satu tahun.

Tim pencari dilaporkan tengah menyisir kawasan sekitar desa, guna mencari korban lainnya.

Agustus silam, dua komunitas petani ini terlibat dalam bentrokan yang dipicu oleh petani Orma yang menggembalakan ternak di lahan yang diklaim milik petani Pokomo.

Petani Pokomo dan penggembala semi nomaden Orma sering terlibat bentrokan selama bertahun-tahun merebutkan wilayah gembala, pertanian dan perairan di kawasan pantai Kenya.

Menurut kepolisian, ketegangan diantara dua komunitas ini semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Polisi telah berkemah di kawasan terpencil ini guna melucuti senjata dua kelompok yang bertikai.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Kenya
 
• Tragedi Penyanderaan Hotel di Kenya Berakhir, 21 Orang Tewas
 
• Serangan ke Universitas di Kenya Tewaskan 147 Orang
 
• Serangan di Kenya Tewaskan 48 Orang
 
• 600 Gading Ilegal Untuk Indonesia Disita
 
• Puluhan Orang Tewas Dalam Bentrokan Antar Petani di Kenya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]