Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Nigeria
Puluhan Anggota Boko Haram di Nigeria Tewas
Saturday 26 Oct 2013 19:27:31

Kelompok militan Boko Haram memperjuangkan berdirinya negara Islam di Nigeria.(Foto: Ist)
NIGERIA, Berita HUKUM - Nigeria mengatakan militer menewaskan 74 anggota kelompok militan Boko Haram dalam sebuah operasi di negara bagian Borno. Operasi dilancarkan atas kamp militan di kampung Galangi dan Lawant di negara bagian Borno, yang selama ini sering menjadi sasaran kekerasan militan Islam tersebut.

Laporan-laporan menyebutkan suara tembak menembak terdengar sampai ke ibukota negara bagian, Maiduguri, selama lebih dari delapan jam.

"Operasi yang melibatkan pasukan darat dan serangan udara yang didukung Angkata Udara Nigeria diarahkan untuk menghancurkan kamp teroris yang diidentifikasi, menewaskan 74 teroris dan sejumlah lainnya cedera," tutur Letnan Kolonel Mohammed Dole, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Sebelumnya, Senin (21/10), militer menewaskan 37 anggota Boko Haram dalam operasi atas kamp militan di kawasan lain di Borno.

Bulan Mei, Presiden Goodluck Jonathan menyatakan tiga negara bagian di Nigeria dalam keadaan darurat karena rangkaian kekerasan Boko Haram, yaitu Adamawa, Borno, dan Yobe.

Peningkatan operasi

Bersamaan dengan keadaan darurat, militer juga melancarkan operasi khusus memburu para anggota Boko Haram.

Namun bulan lalu, Presiden Jonathan memerintahkan militer untuk meningkatkan lagi operasi atas Boko Haram karena serangkaian serangan kekerasan yang menewaskan ratusan warga sipil, termasuk puluhan pelajar.

Akhir September, militan Boko Haram menyerang sebuah asrama universitas di negara bagian Yobe dan menewaskan sekitar 50 mahasiswa.

Boko Haram dituduh bertanggung jawab atas sebagian besar kekerasan yang sudah menewaskan sekitar 2.000 orang sejak tahun 2010.

Kelompok militan Islam -yang dalam bahasa setempat Hausa berarti pendidikan Barat dilarang- ini berjuang untuk menggulingkan pemerintahan dan membentuk sebuah negara Islam.


 
Berita Terkait Nigeria
 
'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
 
Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
 
Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
 
Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
 
Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]