Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Samarinda
Proyek Jalan Mangkrak di Bukit Pinang, Makan Korban
Monday 02 Mar 2015 14:43:28

Tampak Proyek jalan Bukit Pinang yang mangkrak hingga mengakibatkan korban jiwa akibat Lakalantas.(Foto: BH/mnd)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Proyek jalan yang berada di daerah Kampung Pinang, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yang ambruk beberapa waktu yang lalu dan pekerjaannya jadi mengkrak pada, Selasa (24/2) sore yang memakan korban, nyawa seorang pemuda yang diketahui bernama Bustamin (30) warga Bontang, yang tidak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga terjatuh dan tewas, saat melintasi di lokasi longsoran yang turunannya agak terjal tersebut.

Nyawa Bustamin yang mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja KT 2111 DJ terjatuh, dadanya luka parah hingga nyawanya tidak bisa tertolong dan menghembuskan nafasnya, sedangkan kendaraan yang dikendarainya rusak parah dan tak berbentuk, ujar Kanit Lakalantas Polres Samarinda Ipda Suji Haryanto.

“Setelah mendapat laporan dari warga ada kejadian lakalantas, kami langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban (Bustamin, Red), korban mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja KT 2111 DJ warna biru dari arah Tenggarong menuju Samarinda, dugaan kami tak menguasai kondisi jalan longsor ditambah minimnya rambu itulah membuat korban mengalami kecelakaan dan meninggal,” ujar Ipda Suji Haryanto.

Dari kondisi motornya yang rusak parah sampai terlipat, diyakini mengalami benturan yang sangat kuat dan terpental beberapa meter, sehingga korban mengalami luka parah dan tak mampu bertahan hingga akhirnya menghembuskan napasnya.

“Saat ini kami masih mendalami keterangan saksi di lapangan untuk lebih memastikan kronologis kejadiannya,” jelas Ipda Suji.

Disinggung mengenai minimnya rambu lalulintas yang berada dilokasi kejadian jalan ambruk, yang membuat tewasnya Bustamin warga Bontang, Ipda Suji tak menampik dan meminta pewarta melihat langsung dilapangan.

Pantauan media ini dilapangan yang berada disekitar jatuhnya korban Bustamin, tidak ada rambu-rambu khusus peringatan sebelumnya bagi warga yang akan melintas akibat jalan yang longsor, namun hanya dipasang dua ban besar dan kayu yang diberi pita merah sebagai tanda.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Samarinda
 
AORDA Kaltim Usulkan Daerah Khusus Istimewa Kutai Raya Menjadi Ibu Kota Negara
 
Abdullah Bantah Proyek Gudang Arsip yang Diduga Fiktip di Kantor Dikdukcapil Samarinda
 
Makmur Ajak Masyarakat Beri Pengabdian Terbaik Bagi 'Benua Etam'
 
Pendapatan Daerah Sektor Pajak Menjanjikan dan Harus Digali dengan Optimal
 
Puji Setyowati: Masyarakat Samarinda Dihimbau Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]