Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Kapolri
Presiden Tunjuk Tito Calon Tunggal Kapolri
2016-06-15 20:03:13

Ilustrasi. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Tito Karnavian saat memberikan keterangan pers.(Foto: BH/as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Juru bicara Istana Kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo membenarkan jika Presiden Joko Widodo sudah mengajukan calon tunggal Kepala Polri kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Nama calon kapolri tersebut adalah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Tito Karnavian.

"Memang benar hari ini, 15 Juni, Presiden Joko Widodo menyampaikan surat permohonan persetujuan calon Kapolri kepada DPR. Nama yang diajukan adalah Komjen Tito Karnavian," kata Johan Budi lewat pesan elektronik kepada awak media, Rabu (15/6).

Johan melanjutkan, penunjukkan Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri sepenuhnya menjadi wewenang dan hak prerogatif Presiden Jokowi. Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

Meski begitu, lanjut Johan, bukan berarti Presiden Jokowi memilih Tito tanpa masukan. Ia mengatakan Presiden sudah mendengarkan semua masukan dari berbagai pihak, baik dari Polri, Komisi Kepolisian Nasional, maupun masyarakat. "Nama Tito Karnavian adalah salah satu dari beberapa nama yang diajukan oleh Kompolnas kepada Presiden Joko Widodo," ucapnya.

Selanjutnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komaruddin menyampaikan telah menerima kunjungan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pagi ini. Kunjungan itu terkait usulan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden Joko Widodo. "Ini dadakan sekali," ujarnya.

Kunjungan itu, katanya, sangat penting dan membawa surat yang ditujukan kepada DPR. "Surat itu berisi penyampaian Presiden mengenai pencalonan Komjen Tito Karnavian sebagai satu-satunya calon Kapolri menggantikan Jendral Badroddin Haiti," papar Ade.

Tito saat ini masih menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dia adalah lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1987.

Ade mengatakan setelah ini pihaknya akan melakukan rapat pimpinan, lalu rapat paripurna dan setelah itu mengumumkan pencalonan Tito. Proses selanjutnya setelah pengumuman, Komisi III akan melaksanakan fit and proper test.(bh/as)


 
Berita Terkait Kapolri
 
Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
 
Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
 
Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
 
100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
 
Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]