Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Presiden PKS Anis Matta: Kobarkan Semangat Indonesia!!.
Wednesday 09 Jul 2014 00:27:23

Profile akun twitter Anis Matta.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Memasuki hari pencoblosan Pilpres 2014 hari ini, Rabu (9/7) tengah malam dari pantauan pewarta di media sosial khususnya twitter sangatlah ramai dengan berbagai kicauwan yang saling dukung Capres pilihannya, tak terkecuali dari Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta dengan akunnya @anismatta yang memiliki lebih dari 267.000 followers menuliskan:

Tengah malam seperti ini, masih pada siap siagakah?

Mantap!! ramai bener responnya, padahal sudah tengah malam.. ada yg lagi ronda, tilawah, dll.. insyaALLAH saya temani dengan kultwit..

Alhamdulillah, masa kampanye Pilpres telah berjalan lancar.. Kini kita memasuki masa tenang.. Apalagi di tengah suasana Ramadhan..

Masa kampanye terasa hangat.. Kedua pihak mencurahkan semua tenaga yang dimiliki.. Kini saatnya memantapkan hati dan mendengar nurani..

Nurani adalah konsep yg unik.. Artinya, kira2, hati yg terang.. Lawannya adalah zulmani, hati yang gelap..

Berarti, di tanggal 9 Juli besok, kita datang ke TPS dengan hati yg terang..

Terang karena kita telah mantap dengan pilihan, mantap karena kita percaya pilihan kita akan menjadikan Indonesia yang kuat, bermartabat, adil & sejahtera..

Kompetisi ini juga jadi bermakna ketika kita melihatnya dengan hati yang terang..

Kita sudah bekerja sekuat tenaga, mencurahkan segala daya upaya, sekarang saatnya kita berdoa & bertawakal..

Doa & tawakal dengan hati yang terang ini yang akan membuat kerja keras punya nilai ibadah, bukan sekedar kerja fisik keduaniawian semata..

Setelah tgl 9 Juli, kita juga tetap berkontribusi bagi negara & bangsa Indonesia melalui pilihan kita masing2..

Kerja sama politik dan kompetisi politik yang sehat dapat dilanjutkan pasca-Pilpres..

Pasca-Pilpres adalah saat kita menjalankan pemerintahan, membuat kebijakan, dan membuktikan janji2 kita selama kampanye..

Baik yang kalah maupun yang menang harus siap.. Siap berkontribusi..

Yang belum berkesempatan memerintah, bisa berkontribusi menjadi kekuatan penyeimbang melalui kritik yang konstruktif..

Sehingga aspirasi rakyat dapat dipastikan didengar dan dijalankan..

Dalam menjalankan pemerintahan, pasangan Prabowo-Hatta akan melanjutkan kerja sama politik dalam koalisi pemerintahan yg sehat, terbuka dan etis..

Dalam koalisi, yang dikedepankan adalah visi & platform Indonesia Bangkit serta strategi untuk merealisasikan visi & platform tersebut ke dalam kebijakan..

Dalam koalisi, yang dikedepankan adalah kewajiban, bukan semata2 hak.. Setiap anggota harus bisa bekerja sama, dapat dipercaya dan diandalkan..

Semua itu harus dijaga demi Indonesia yg kuat, bermartabat, adil dan sejahtera..

Kita melangkahkan kaki ke TPS dengan hati yang terang, memilih pemimpin yang dapat mewujudkannya..

Kepada seluruh kader & simpatisan @PKSejahtera yang besok bertugas sebagai saksi, mari kita lakukan dengan sekuat tenaga, dilandasi keikhlasan..

Jalankan tugas dengan ketekunan & ketelitian yang tinggi..

Jika Indonesia yang maju ibarat sebuah rumah yang indah, insyaALLAH esok kita bisa berkata pada anak2 kita:

“Lihat rumah yang indah itu, salah satu batu batanya ayah dan ibumu yang memasang..”

Pada akhirnya, Pilpres ini adalah ikhtiar mencari pemimpin yg tepat.. Setelah kompetisi selesai, kita akan berangkulan lagi sebagai sesama anak bangsa..

Semoga Allah meridhoi perjuangan kita, dan meridhoi Indonesia menjadi negara-bangsa yang kuat, maju, adil dan makmur..

Kobarkan semangat Indonesia!!.(am/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]