Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 

Presiden Minta Perbanyak SMK di Daerah
Friday 13 Jan 2012 14:55:53

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok. Rumgapres)
PACITAN (BeritaHUKUM.com) – Keinginan agar setiap kabupaten dan kota memiliki perguruan tinggi sebagai tidak logis. Lebih baik banyak dikembangkan sekolah kejuruan yang bisa diserap pasar tenaga kerja. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan hal ini pada bagian lain pengantarnya dalam acara paparan pembangunan Pacitan di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (13/1).

"Tidak perlu masing-masing kabupaten dan kota untuk mendirikan perguruan tinggi. Kalau tidak dipikirkan dengan baik, belum tentu lulusan universitas itu segera mendapatkan lapangan pekerjaan. Bahkan kalau salah konsep dan perencanaannya bisa menimbulkan penggaguran-penggaguran baru," kata SBY.

Sebaliknya, Presiden mendukung upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemndikbud) untuk mendirikan Sekolah Menangah Kejuruan (SMK) unggulan. "Itu khas dan unik, lulusannya akan lebih mudah diserap oleh pengguna karena ada kerja sama. Itu yang saya rasa sangat dibutuhkan di Pacitan," tandasnya, seperti dikutip lama Presidenri.go.id.

Sebelum acara paparan ini, Presiden SBY sempat meninjau pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) dan stadion Pacitan. Dia ingin fasilitas ini menjadi pusat pengembangan olahraga Pacitan yang punya potensi di cabang bola voli dan sepakbola. SBY juga minta perhatian ketersediaan air bersih. Pasalnya, sepertiga dari seluruh kecamatan di sana, masih sulit mendapatkan air bersih.(wmr)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]