Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Expo
Presiden Buka Trade Expo Indonesia 2012
Wednesday 17 Oct 2012 12:21:14

Presiden Susilo Bambang Yudhoyuno (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekitar pukul 10:00 WIB pagi tadi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyuno menghadiri pembukaan Trade Expo 2012 di Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/10). Terkait dengan beberapa penyampaian yang harus dia paparkannya terhadap Ekspor perdagangan.

Dalam pidatonya, Presiden SBY berharap Pemerintah dapat berkolaborasi dan bekerja sama antar pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dengan dunia usaha serta mitra-mitra negara sahabat, lebih lagi untuk meningkatkan kerjasama perdagangan yang dapat memberi manfaat nyata bagi ekspor perdagangan dan bagi perkonomian indonesia.

Dalam pembahasan Trade Expor atau perdagangan, Presiden SBY menyampaikan 3 kata kunci dan penting dari pertanyaannya yang harus dapat dijawab:

1.Mengapa ekonomi kita, ekonomi indonesia harus diperluas?

2. Mengapa ekspor kita harus tetap tumbuh?

3.Apa yang bisa membikin ekspor kita terus meningkat?

Dari pertanyaan kata kunci diatas, maka presiden memaparkan satu-persatu jawaban dari pertanyaannya itu. Pertama, mengapa ekonomi kita, ekonomi indonesia harus diperluas?, Presiden SBY menjelaskan, "kalau ekonomi kita tumbuh, maka lapangan pekerjaan akan tercipta, yang tadinya nganggur akan dapat bekerja, dan dalam pekerjaannya itu akan dapat penghasilan. Dan dari penghasilannya itu, maka dia akan dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya", ujar Presiden.

Untuk yang kedua, Mengapa ekspor kita harus tetap tumbuh?, Presiden kembali memaparkan, "kalau ekonomi negara tumbuh, maka ekonomi negara akan meningkat. Selain itu, kalau ekspor negara kita tumbuh, maka kita akan dapat menekan angka kemiskinan dan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tetapi kalau ekspor kita turun, maka yang akan terpukul adalah para industri yang memproduksi barang dan jasa", tambahnya.

Kemudian yang ketiga, Apa yang bisa membikin ekspor kita terus meningkat?, "yang pertama, produk yang dihasilkan harus mampu bersaing, kalau tidak mampu bersaing bagaimana mau meningkat. Tetapi kalau mampu bersaing, maka industri kita harus mampu bersaing produktif dan kompetetif dan inovatif", katanya.

"Selain itu, pemerintah harus dapat berperan dalam hal ini, supaya dapat membantu dalam persaingan perdagangan. Misalnya, dengan membuat rantai perdagangan dengan efesien dan infrastruktur yang bagus. Nah kalau itu dapat terpenuhi, maka nilai ekspor kita di kanca internasional akan dapat tetap meningkat dan tumbuh", pungkasnya.

Dalam penyampainnya dan pemaparannya diatas, presiden menggaris bawahi bahwa, kalau daya saing kita mau meningkat, maka diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Dan Upaya-upaya dalam meningkatkan infrastruktur untuk meningkatkan produksi harus tetap kita pertahankan, agar dapat menekan angka kemiskinan.

Kemudian dalam bagian akhir pidatonya, presiden tak bosan-bosannya mengajak untuk selalu memantau situasi perekonomian dunia. Terutama kepada sahabat-sahabat negara untuk dapat bekerjasama dengan indonesia, supaya dapat mencapai perekonomian yang tinggi, baik secara global, dan regional.

Sebelum Menutup pidatonya, dengan mengucapkan Bismillah, presiden SBY resmi membuka Trade Expo Indonesia 2012.(bhc/opn)



 
Berita Terkait Expo
 
Dharma Pertiwi Meriahkan 'Katumbiri Expo 2013'
 
IBX 2013: Mahasiswa Incar Bursa Kerja
 
Indonesia Broadcasting Expo (IBX) 2013 Secara Resmi Dibuka
 
Hong Kong Lifestyle Expo Jakarta
 
IFFINA 2013, Ribuan Karya Seni di Jiexpo Memikat Pengunjung
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]