Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Duka Cita
Prabowo Mengucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ani Yudhoyono
2019-06-01 21:39:17

Hj. Kristiani Herrawati, S.IP.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Innalilahi wa innailaihi rajiun.. Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Kristiani Herrawati Binti Sarwo Edhie Wibowo (Ibu Ani Yudhoyono), Mantan Ibu Negara, Isteri Presiden RI ke-6, Prof. Dr. H Susilo Bambang Yudhoyono di usia 67 tahun pada hari Sabtu tanggal 1 Juni 2019 Pukul 11.50 Waktu Singapura bertempat di National University Hospital (NUH), Singapura.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono. Pernyataan dukacita ini disampaikan melalui akun instagramnya, @prabowo.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Hj. Kristiani Herrawati Yudhoyono. Semoga beliau ditempatkan di sisi yang mulia oleh Allah SWT. Kepada keluarga besar bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, saya mengucapkan belasungkawa yang dalam, semoga diberikan ketabahan dan kesabaran. Aamiin YRA." tulis Prabowo.

Prabowo saat ini tengah berada di Eropa. Dia diketahui bepergian ke Austria dan Jerman. Menurut sejumlah politikus Partai Gerindra, Prabowo bepergian untuk urusan pribadi, diantaranya menemui kolega bisnis dan pemeriksaan kesehatan.

Sementara, Jenazah istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Kristiani Herrawati atau yang akrab disapa Ani Yudhoyono, saat berita ini diturunkan Jenazah sudah tiba Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu sekitar pukul 22.00 Wib menggunakan pesawat jenis Hercules transport TNI AU dari Skuadron Udara 17 VIP, C-130.

Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (AU) TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) Fadjar Adriyanto.

"Kira-kira dua setengah jam baru sampai sini (Halim Perdanakusumah). Kira-kira jam 10 baru tiba, baru mendarat," katanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (1/6).

Untuk penyambutan di Halim, akan dihadiri oleh tiga menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Untuk teknisnya, pesawat mendarat di landasan, sebelum jenazah diturunkan lebih dulu oleh pihak keluarga. Setelah itu, pintu belakang pesawat dibuka untuk penurunan jenazah kemudian diusung oleh pasukan.

"Lalu dimulailah upacara, jadi semua sudah siap, peti jenazah ditutup merah putih, kemudian berjalan melintasi para pasukan, berikan hormat termasuk pejabat yang menerima, terus diusung hingga masuk mobil jenazah," jelas jenderal bintang satu ini.

"Prosesi upacara sekitar 10 hingga 15 menit," tambahnya.

Kristiani Herrawati lahir di Yogyakarta, 6 Juli 1952 dari pasangan Sarwo Edhie Wibowo dan Sri Sunarti Hadiyah. Ani menikah dengan Susilo Bambang Yudhoyono pada 1976 dan dikaruniai dua orang putra, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Dari kedua putranya, Ani memiliki empat orang cucu.

Ibu Ani berjuang melawan kanker darah, yang baru terdeteksi sejak pertengahan Februari lalu. Selanjutnya, jenazah diantar dari bandara Halim Perdanakusuma ke persemayaman terakhir di kediaman kami di Cikeas, untuk memberi kesempatan bagi para sahabat dan masyarakat yang ingin menyampaikan duka cita. Besok, almarhumah Ibu Ani Yudhoyono akan dimakamkan dengan upacara kehormatan militer di Taman Makam Pahlawan, Kalibata.

Kita do'a kan semoga arwah almarhumah bu Kristiani Herrawati Binti Sarwo Edhie Wibowo husnul khotimah dan diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan dberikan ketabahan dan kesabaran dalam menerima ujian ini. Amien YRA.(dbs/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Duka Cita
BJ Habibie Wafat, Pemerintah Ajak Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang
Selamat Jalan 'Murabbiku KH Maemoen Zubair'
Prabowo Mengucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ani Yudhoyono
Stephen Hillenburg: Penghormatan dan 'Tahlil' untuk 'Warga Bikini Bottom Masih Berduka'
Sebelum Meninggal, Berat Badan Artis Pretty Asmara Turun Drastis
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Arab Saudi: Puing-puing Senjata 'Membuktikan Iran Berada di Balik' Serangan Kilang Minyak
Kejari Gunung Mas Tangkap Kontraktor Terduga Korupsi Dana Desa
Hakim Kayat Didakwa Jaksa KPK Menerima Suap Rp 99 Juta
Presiden Jokowi Ditantang Keluarkan Perppu Mengoreksi Revisi UU KPK seperti SBY
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]