Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pemilu 2014
Prabowo Berlutut Kepada Jurnalis Wanita Pertama Indonesia
Wednesday 02 Jul 2014 01:23:31

Capres Prabowo dikejutkan dengan sosok wanita tua Herawati (97) yang membuatnya berlutut dan mencium tangan wanita itu.(Foto: detik)
JAKARTA, Berita HUKUM - Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri acara para ekspatriat yang digelar The Indonesian Council on World Affairs (ICWA) di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (30/6) kemarin. Bertema 'Reactualisation of Foreign Policy and National Interests', acara ini dihadiri berbagai perwakilan duta besar. Capres Prabowo dikejutkan dengan sosok wanita tua yang membuatnya berlutut dan mencium tangan wanita itu.

Pada acara tersebut, ada hal unik yang dilakukan Letnan Jenderal (Purn.) mantan Danjen Kopassus tersebut. Saat menyapa para tamu, Prabowo mendadak berlutut di hadapan seorang wanita tua yang duduk di kursi roda. Lalu, siapa sosok ibu yang 'dihormati' itu?

Wanita itu ialah Herawati Diah (97). Dialah salah satu jurnalis perempuan pertama dan salah satu pemilik Koran Merdeka. Herawati adalah istri BM Diah, pendiri koran Merdeka. Koran pertama yang dimiliki Indonesia setelah Merdeka. Wanita berbaju merah dengan rambut yang mulai memutih itu hanya bisa tersenyum dan menatap capres nomor urut 1 itu mencium tangannya sambil berlutut.

Menurut Herawati, perkenalan dengan Prabowo sudah lama terjalin. Dirinya juga kenal keluarga besarnya.

"Sudah lama kenal dengan Prabowo. Saya kenal dari Ibunya, semuanya," ujar Herawati.

Dia mengaku, pertemuannya dengan Prabowo ini memang sering terjadi. "Saya sering bertemu dengannya," ucapnya.

Dalam acara ini, Prabowo banyak membahas soal berbagai Indonesia ke depan. Terutama soal pertumbuhan penduduk, cadangan minyak dan korupsi.

Selain itu, dihadapan ratusan peserta acara, mantan Danjen Kopassus itu sesumbar bakal memperjuangkan Indonesia di mata Internasional.

"Negara lemah tidak bisa mempunyai politik luar negeri. negara miskin tidak sepenuhnya merdeka. ini fokus perjuangan politik saya," kata Prabowo.

"Buat saya itu 1.000 teman terlalu sedikit, 1 musuh terlalu banyak. Tapi saya nggak punya musuh," kata Prabowo mengenai perjumpaannya dengan Herawati.

Informasi yang diperoleh dari daftar hadir para perwakilan kedutaan yang hadir di antaranya, yaitu perwakilan Amerika, Singapura, Finlandia, Afrika Selatan, Argentina, Belanda, Perancis, Jordania, India, Filipina, Portugal, Meksiko, Kuba, Venezuela, dan Kanada. Nantinya, dalam acara ini Prabowo akan melakukan tanya jawab dengan para peserta.(ian/angga/merdeka/rs/detik/vid/brn/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]