Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Prabowo: Jika Kita Diejek Santai Saja, karena Kita Yakin Berada di Jalan yang Benar
2019-03-16 16:10:19

Calon Presiden Indonesia Prabowo Subianto saat di Jambi.(Foto: Istimewa)
JAMBI, Berita HUKUM - Calon Presiden Prabowo Subianto mengimbau kepada seluruh pendukungnya agar tidak membalas saat dihina oleh lawan politiknya. Sama seperti dirinya yang sering disebut keliru oleh lawan politiknya, namun akhirnya ucapannya itu terbukti benar, salah satunya soal Rp11.000 triliun uang yang ada di luar negeri.

“Jika kita diejek kita santai saja, karena kita yakin berada di jalan yang benar,” kata Prabowo saat menyapa warga Jambi di Ratu Convention Center, Kota Jambi, Kamis (14/3).

Tak hanya dirinya yang sering mendapat ejekan, nama koalisi partai politik yang mendukungnya di Pemilu Presiden 2019 bersama Sandiaga Uno tersebut juga mendapat ejekan.

“Koalisi adil makmur diejek katanya itu jadul, kan sekarang kita jaman now. Justru karena dulu belum adil makmur ya makanya kita terus berjuang,” tegasnya.

Prabowo kembali mengingatkan, kekayaan Indonesia lebih banyak yang mengalir ke luar negeri dibanding dirasakan rakyatnya sendiri.

Bersama koalisinya, Ketua Umum Partai Gerindra ini sudah menyiapkan tim dengan diisi para pakar dan ahli untuk mengembalikan dan menjaga kekayaan bangsa Indonesia.

“Masalahnya sangat besar negara kita, kekayaan alam yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada kita yang sangat besar. Bangsa kita ini belum mampu menjaga tidak mengalir ke luar negeri,” kata Prabowo

Sementara, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan, dirinya sangat senang semakin banyak yang memberikan dukungan, baik secara perorangan maupun kelompok. Selain mengaku senang, di depan ribuan warga Jambi Prabowo juga merasa semakin mendapat tambahan energi positif.

“Saya sangat gembira kalau ke daerah-daerah dukungan dan antusias masyarakat luar biasa. Tadi di luar juga semangatnya luar bias. Saya meminta maaf yang tidak bisa masuk ke ruangan karena tempatnya terbatas, saya minta maaf tidak bisa kasih tangan kepada kalian semua dan kasihan nanti emak-emak bisa teriinjak-injak,” kata Prabowo.

Pasangan Sandiaga Uno di Pemilu Presiden 2019 ini pun mengungkapkan, dirinya selalu berdoa agar mampu mengemban amanah sebaik-baiknya saat dilantik menjadi Presiden 2019-2024 nanti.

“Ya Allah, jangan saya mengecewakan rakyat Indonesia. Saya senang dan gembira, banyak masyarakat mengharapkan perubahan,” ungkapnya.

Untuk itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini menyatakan, tim dalam kabinetnya dan para pemangku kepentingan di bawahnya harus dari orang-orang yang benar-benar berintegritas.

“Saya harus menyusun tim para pengendali-pengendali ekonomi negara kita harus kapabel, harus pintar dan hatinya harus jujur harus bersih. Calon-calon Menteri dan Dirjen harus diseleksi dan saya akan meminta mereka bersumpah dan tanda tangan, bahwa tidak akan mencari keuntungan pribadi. Kalau tidak bersedia, saya tidak akan pilih dia,” tegas Prabowo..(ps/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]