Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Jembatan
Ponton Angkut Batu Bara Kembali Tabrak Jembatan Sungai Mahakam
2019-07-01 16:57:44

Fender pengaman jembatan Mahakam berbahan beton rusak setelah tertabrak ponton batubara (Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Peristiwa ponton yang menabrak jembatan sungai Mahakam kembali terjadi, ponton yang menabrak fender pengaman Jembatan Mahakam yang berada di depan Mapolres Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada, Minggu (30/6), kejadian tersebut membuat pengendara yang melintas diatasnya panik akibat kejadian tersebut

Kapal Tug Boat Blora 2, yang menarik ponton Robby 101 bermuatan batubara yang akan melintas dibawah kolong jembatan Mahakan tiba-tiba menabrak fender dan tiang jembatan hingga jembatan bergetar dan menimbulkan suara keras.

Tabrakan kali ini sangat berbeda dengan kejadian tabrakan di jembatan sebelumnya, Kejadian sebelumnya yang juga getaran jembatan usai fender dan tiang ditabrak, begitu terasa bagi pengguna jalan yang melintas di atas jembatan.

"Saya tidak tahu pasti bagaimana kejadiannya, karena posisi saat melintas diatas jembatan berboncengan sama istri hendak ke Loa Kulu, bunyi tabrakan dan diikuti dengan getaran sangat terasa," ujar Sumber yang minta namanya tidak ditulis.

Kapolsek KP3 Samarinda, Akp Aldi Alfa Faroqi juga membenarkan kejadian tersebut, dan langsung menginteruksikan anggotanya untuk menahan kapal yang menabrak jembatan tersebut.

"Tadi saya sudah dengar kabarnya, jadi sekarang jajaran KP 3 di Pelabuhan Samarinda sedang melakukan pencarian kapal, dan sebagian saya arahkan untuk mencari data-data di sekitar lokasi kejadian," ujar Kapolsek KP3 Samarinda, Akp Aldi Alfa Faroqi.

Terkait kronologis awal kejadian, Kapolsek mengatakan masih menunggu hasil penyelidikan anggota Polisi yang saat ini masih bertugas menerlusuri lokasi kapal, namun proses pencarian kapal di Sungai Mahakam terkendala.

Kasus ini masih dalam penanganan, sementara Polsekta kawasan Pelabuhan Samarinda, guna pencarian kapal yang mengangkut batu bara dari arah hulu menuju ke hilir Sungai Mahakam.

"Nanti kami informasikan kembali bisa sudah mendapatkan data-data lebih lengkap dari lapangan. Kita kroscek lebih lanjut nama kapal, serta data kelengkapan lainnya," tegas Kapilsek.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Jembatan
 
Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar Resmi Dilintasi
 
Jembatan Mahakam IV Mulai Dibuka untuk Umum pada Kamis 2 Januari 2020
 
Komisi III DPRD Kaltim Geram, Jembatan Mahakam Sudah 16 Kali Ditabrak Kapal
 
KSOP Sebut Tongkang yang Tabrak Jembatan Mahakam karena Tidak Dipandu
 
Jembatan Mahakam Masih Layak, DPRD Kaltim Minta Pelaku Penabrak Diberi Sanksi Tegas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]