Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Pemalsuan
Polri Pastikan Nazaruddin Gunakan Paspor Palsu
Saturday 06 Aug 2011 17:31:14

BeritaHUKUM.com/riz
JAKARTA-Polri hingga kini belum juga dapat menangkap dan memulangkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin ke Tanah Air. Diduga sang buron menggunakan paspor palsu untuk bersembunyi di suatu negara dari kejaran polisi. Demikian kata Kabareskrim Irjen Pol. Sutarman di Jakarta, Sabtu (6/8).

Dijelaskan, kepolisian sudah mengetahui keberadaan Nazaruddin, tetapi pihaknya belum bisa menangkapnya. Sebab, negara tempat dimana Nazaruddin bersembunyi tidak mau tahu paspor yang digunakan Nazaruddin palsu atau tidak "Kami prediksi bahwa 70 persen Nazaruddin menggunakan identitas palsu, sehingga pelacakan sulit dilakukan. Apalagi negara bersangkuta tak mau tahu paspor yang digunakannya asli atau palu," jelas dia.

Kabareskrim juga mengungkapkan, saat Nazaruddin menggunakan Skype di salah satu stasiun teve swasta nasional, polisi sudah mengetahui dimana Nazaruddin berada. Namun, saat akan menyergapnya ternyata bekas kader Partai Demokrat ini sudah kabur dan meninggalkan lokasi tersebut. "Benar, dia memang berpindah-pindah. Saat di Skype, kami sudah ketemu tempatnya itu, tapi dia sudah bergerak dan berkeliling-keliling negara," ungkapnya.

Sebenarnya, usaha polisi dalam menangkap Nazaruddin selama ini sudah berjalan dengan bekerja sama kepada pihak-pihak lain dalam rangka transnational crime dan kejahatan lainnya. Tetapi Nazaruddin masih belum bisa ditangkap dari persembunyiannya. "Kami dan pihak imigrasi masih terus melacak dan mencari negara mana yang mengeluarkan identitas palsu itu," jelas Sutarman.(mtc/bie)


 
Berita Terkait Pemalsuan
 
• Terbukti Bersalah, Hakim PN Samarinda Vonis Terdakwa Rahol 1, 6 Tahun Penjara
 
• Direktur Ko Diduga Palsukan Surat Dilaporkan Komisaris ke Polisi, Perkaranya Tahap Penyidikan
 
• Diungkap! Proses Penahanan Tersangka Pemalsuan Dokumen IUP PT Bintangdelapan
 
• Tak Hanya Diduga Lalai SOP, Oknum Bank Pemerintah Juga Disebut Terbukti Palsukan Resi Jasa Pengiriman
 
• Polri Tangkap Produsen Oli Kemasan Palsu Beromset Miliaran Rupiah per Bulan di Jawa Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]