Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pemalsuan
Polisi akan Panggil FS Ketua IDI Tangsel atas Dugaan Kasus Ijazah S2 Palsu
2022-11-01 00:01:51

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sallu.(Foto: Istimewa)
TANGERANG SELATAN, Berita HUKUM - Kepolisian Polres Tangerang Selatan, akan memanggil FS, Ketua IDI Kota Tangerang Selatan, sebagai pihak terlapor atas dugaan kasus Gelar Akademik S2 palsu, yang dilaporkan oleh salah seorang warga Tangerang Selatan.

Pemanggilan terhadap terlapor FS, Ketua IDI Kota Tangsel tersebut, guna dimintai keterangan bentuk mendalmi gelar ijazah palsu yang disandangnya, yang kini menjadi polemik.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sallu, saat dikonfirmasi awak media, di halaman Mapolres Tangsel, Senin (31/10) sore.

Sarly mengungkapkan ijazah yang diduga palsu, yang digunakan oleh Ketua IDI Kota Tangerang Selatan itu, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan saat ini kasus tersebut sedang didalami.

"Penyidik masih mendalami dan memanggil saksi-saksi yang melihat dan mengetahui apakah gelar S2 tersebut benar benar palsu atau tidak" Ujar Sarly.

Tidak hanya sebagai saksi, lanjut Kapolres, pihaknya juga akan memanggil terlapor yakni FS, untuk dimintai keterangan, sehingga kasus ini menjadi terang benderang.

Seperti diketahui, Ikatan Dokter Indonesia Kota Tangerang Selatan, FS, di polisikan atas kasus dugaan Gelar Akademik S2, yang disematkannya, yang saat ini telah dilaporkan Abdul Hamid, tokoh masyarakat.

Laporan tersebut teregister dengan nomor TBL/B/1554/VIII/2022/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya, pada 31 Agustus 2022 lalu.(bh/hmb)


 
Berita Terkait Pemalsuan
 
Terbukti Bersalah, Hakim PN Samarinda Vonis Terdakwa Rahol 1, 6 Tahun Penjara
 
Direktur Ko Diduga Palsukan Surat Dilaporkan Komisaris ke Polisi, Perkaranya Tahap Penyidikan
 
Diungkap! Proses Penahanan Tersangka Pemalsuan Dokumen IUP PT Bintangdelapan
 
Tak Hanya Diduga Lalai SOP, Oknum Bank Pemerintah Juga Disebut Terbukti Palsukan Resi Jasa Pengiriman
 
Polri Tangkap Produsen Oli Kemasan Palsu Beromset Miliaran Rupiah per Bulan di Jawa Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]