Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pembunuhan
Polisi akan Membongkar Makam Abi Korban Persekusi Vape Guna Otopsi
2017-09-11 13:00:11

JAKARTA, Berita HUKUM - BeritaHUKUM - Rencananya besok (12 September 2017), Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan membongkar makam untuk melakukan otopsi terhadap jasad Abi Qowi Suparto (22), korban pengeroyokan atau persekusi oleh pegawai toko Rumah Tua Vape di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 29 Agustus 2017 lalu. Qowi dikeroyok hingga meninggal dunia setelah dituduh mencuri satu set paket vape atau rokok elektronik senilai Rp 1,6 juta.

"Kami akan laksanakan otopsi, akan bongkar makam korban untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Alfinta di Polda Metro Jaya, Senin (11/9).

Nico menjelaskan pembongkaran makam hingga proses otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian Qowi. Adapun berdasarkan keterangan sementara dari lima tersangka yang telah diamankan, Qowi tewas usai dipukul dengan tiang besi dan tangan kosong saat diinterogasi mengenai dugaan pencurian vape di toko Rumah Tua Vape.

Menurut Nico, hingga kini masih terdapat beberapa orang yang diduga terlibat aksi pengeroyokan itu. "Sekarang ada dua tersangka lain masih DPO," tegasnya.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti kasus pengeroyokan itu. Barang bukti ponsel dan tab untuk komunikasi, besi untuk memukul korban, dan print out postingan di Instagram.

Mereka dikenakan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.(bh/as)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Pembunuhan
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit
Polisi akan Membongkar Makam Abi Korban Persekusi Vape Guna Otopsi
Reka Ulang Pembunuhan Suami Istri Juragan Angkot di Loa Berjalan Ricuh
Hanya Gara-gara Tisu Masuk ke Gelas Kopi, Nyawa Iwan Melayang
Duet Pelaku Penembakan Italia Chandra Kirana, Saiful dan Joki Sudah 4 Kali Aksi Kejahatan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ini Hoax, Kepala BNPB: Gunung Agung Belum Meletus, Bali Masih Aman
Muhajir Mengapresiasi Putusan MK terkait Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Sufmi Dasco Ahmad: Komunisme Harus Diwaspadai
Panglima TNI: Jaga Terus Amanah Dan Kepercayaan Rakyat
Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah
Formappi Usul Buat Kajian Urgensi Pembangunan Gedung DPR RI
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Muhajir Mengapresiasi Putusan MK terkait Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit
Aktivis 98 Dukung Usul Panglima TNI Nobar Film G30S/PKI
Polri dan Ditjen Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5 Konteiner Miras Senilai 26,3 Miliar
Peredaran PCC, Pemerintah Kecolongan Lagi, Aktor Intelektual Pengedar PCC Harus Diungkap
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]