Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Curanmor Asal Lampung, 1 Tersangka Ditembus Peluru dan 1 DPO
2020-03-26 19:50:36

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus Konferensi pers pengungkapan kasus sindikat Curanmor kelompok asal Lampung.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit III Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan pemberatan. Dari pengungkapan itu, polisi melakukan upaya tindakan tegas dan terukur yakni menembak mati 2 pelaku berinisial A dan F, serta melumpuhkan 1 pelaku inisial LP dengan timah panas pada kakinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, upaya tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku curanmor itu dilakukan karena tersangka melawan saat ditangkap.

"Tersangka F dan A berupaya melawan petugas dengan mencabut senpi rakitan miliknya yang disimpan di bagian pinggang belakang tersangka dan menyerang petugas," kata Yusri, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/3).

Dalam proses penangkapan, terang Yusri, petugas sudah memperingatkan tersangka untuk tidak melawan, namun tersangka justru maju menyerang (petugas).

"Petugas sudah memperingatkan tersangka untuk tidak melawan, namun tersangka justru maju menyerang petugas hingga akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur," lugasnya.

"A dan F adalah residivis dengan kasus yang sama. Mereka kelompok Lampung," sambung Yusri.

Yusri menambahkan, penangkapan para pelaku curanmor tersebut menindaklanjuti laporan masyarakat yang kehilangan kendaraan sepeda motornya di kawasan BSD (Bumi Serpong Damai) Tangerang.

Setelah menerima adanya laporan dugaan Tindak Pidana tersebut, lanjut Yusri, Tim Opsnal Unit IV Resmob Polda Metro Jaya dibawah pimpinan AKP Noor Maghantara (Kanit IV), dan IPTU Charles Rezki Volio Bagaisar., melakukan penyelidikan guna mengumpulkan informasi serta alat bukti terkait perkara dimaksud.

"Berdasarkan hasil penyelidikan perkara, selanjutnya pada hari Senin tanggal 23 Maret 2020 sekira pukul 21.00 WIB, Tim Opsnal Unit IV Resmob Polda Metro Jaya berhasil melakukan penangkapan terhadap para tersangka LP, tersangka A dan tersangka F di Jalan Raya Bitung Tangerang," jelas Yusri.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain:

a. 3 (tiga) unit Motor Honda Beat
b. 1 (satu) unit Motor Vario
c. 1 (satu) unit handphone Nokia warna hitam
d. 1 (satu) unit handphone Samsung warna hitam
e. 1(satu) unit handphone flip warna putih
f. 3 (tiga) unit kunci leter T
g. 13 (tiga belas) unit anak kunci
h. 1 (satu) unit Tang potong
i. 2 (dua) unit Senjata Api Rakitan
j. 10 (sepuluh) butir amunisi

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 (tujuh) tahun; dan atau pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.(bh/amp)


 
Berita Terkait Curanmor
 
Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Curanmor Asal Lampung, 1 Tersangka Ditembus Peluru dan 1 DPO
 
Polisi Tembak Mati RD Pelaku Curanmor, 1 DPO Inisial E
 
Mobil Ketua KPU Samarinda yang Hilang, Dicuri Deni Setiawan Stafnya Sendiri
 
Kelompok Curanmor Asal Lampung Ini Ngaku Sudah 40 Kali Beraksi Sejak 2013
 
Melawan Saat Ditangkap Polisi, DPO Curanmor Spesialis Moge Ditembak Mati
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Langgar Maklumat Kapolri Pencegahan Covid-19, Kapolsek Metro Kembangan Kompol Fahrul Sudiana Dicopot dan Dimutasi
HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil
Hidayat Nur Wahid: Agar Pemerintah Perhatikam Saran MUI, Prioritaskan Penanganan Covid-19
Implementasi Keppres Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Masih Membingungkan
Komisi II Setujui Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020
Ditlantas Polda Metro Pastikan Sidang dan Pengembalian Berkas Tilang Tetap Berjalan Selama Darurat Covid-19
Untitled Document

  Berita Utama >
   
HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil
Polda Metro Tangkap Pria Penipu yang Pakai Akun Facebook Palsu dengan Profil Wanita
Kasus Kematian Corona Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia
Polisi Ungkap 3 Kasus Penyebaran Hoax terkait Wabah Virus Covid-19
Gugus Tugas Covid-19: Penyemprotan Cairan Disinfektan Tidak Dianjurkan dengan Cara 'Fogging'
Pemerintah Harus Melarang Mudik dan Menerapkan Karantina Wilayah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]