Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Narkoba
Polisi Menangkap Selebgram, Model Video Clip Reva dan Foto Model Iwan terkait Narkoba
2019-02-07 17:48:33

Tampak tersangka selebgram dan model video clip Reva Alexa saat di Polda Metro Jaya.(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Team Unit 3 Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap selebgram dan model video clip berinisial ACA alias Reva Alexa (RA) terkait sabu 0,28 gram bruto. RA ditangkap di Perumahan Taman Beverly Golf Jalan Danau Belida No.12 Karawaci, Kota Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan selain RA, polisi juga menangkap seorang model majalah berinisial IK alias Iwan Kurniawan.

"Atas informasi masyarakat polisi menangkap RA dan Iwan dirumahnya, ditemukan sabu seberat 0,28 gram dalam kaleng berwarna merah," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (7/2).

Kemudian polisi melakukan tes urine terhadap RA danan Iwan Kurniawan, dinyatakan hasilnya positif.

"RA sudah mengkonsumsi sabu sejak juli 2018, sementara Iwan sejak 2014," tambah Argo.

Untuk RA yang telah melakukan transjender, oleh pengadilan Kalimantan Barat telah diputuskan menjadi wanita.

"Dalam KTP RA tertera atas nama Anggi, yang nama sebelumnya Yogi," ucap Argo dengan tersenyum.

Menurut Argo, nanti RA akan ditahan dalam sel wanita. RA dan Iwan dikenakan pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 tentang Narkotika.(bh/as)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]