Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penembakan
Polisi Menangkap Penembak Diduga Peluru Nyasar di Ruang Anggota Komisi III DPR
2018-10-16 18:28:40

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta saat jumpa pers di Polda Metro, Selasa (16/10).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit 6 Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap I (32) dan R (34) kasus pidana menguasai senjata api, atas dugaan peluru nyasar diruang 1313 dan 1601 gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Senayan.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan pada hari Senin 15 Oktober 2018, sekitar pukul 14.30 WIB di Senayan, Jakarta Pusat terdengar suara benda tajam diduga tembakan senjata api.

"Diduga terjadi tembakan di lantai 13 dan 16 berasal dari peluru nyasar di lapangan tembak Senayan," ujar Nico di Polda Metro, Selasa (16/10).

Nico menambahkan, berdasarkan bukti peluru yang ditemukan bahwa peluru keluar dari jenis senjata apai jenis Glock 17, 9x19 buatan Australia.

"Pada saat latihan senjata dikuasai dan dipergunakan oleh I, senjata ditambah alat mengakibatkan peluru dapat keluar secara otomatis. Karena kaget, I menekan pelatuk dan peluru keluar banyak secara otomatis," terangnya.

Berdasarkan uji balistik Mabes Polri, diperoleh keterangan bahwa proyektil yang terdapat di ruang 1313 dan ruang 1601 identik dengan peluru yang digunakan I.

Sedangkan tersangka R atas kepemilikan senjata api merek AKAI Costum kaliber 40 buat Austria. Karena tersangka I dan R membawa dan memiliki senjata api tanpa hak, dikenakan pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Penembakan
Polisi Memastikan Peluru Menyasar di Gedung DPR RI Identik dari Pistol Glock-17 Milik Tersangka I
Polisi Kembali Terima Laporan Peluru Nyasar di Gedung DPR, Ruang Fraksi Demokrat dan PAN
Polisi Menangkap Penembak Diduga Peluru Nyasar di Ruang Anggota Komisi III DPR
Donald Trump Usulkan Guru Dipersenjatai untuk Hentikan Penembakan di Sekolah
Perampok Modus Ban Gembos, Tembak Korban dan Gasak Rp 300 Juta di SPBU Daan Mogot
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Obor Cina dan Jembatan Terpanjang Dunia, Kita Masih Bicara Sontoloyo dan Genderuwo
SBY: Politik Identitas Makin Mengemuka
Kadisdukcapil Kukar Roni Sumarna Didakwa Korupsi Proyek Laptop RT Kukar Rp 676 Juta
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Terlalu Cepat Definisikan Pahlawan dengan Pengertian Baru
Habib Rizieq Shihab: Pak Jokowi, Tegakkan Keadilan, Jangan Hanya Fokus Pencitraan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan
Elemen Warga Solo Raya Polisikan Bupati Boyolali Yang Menghina Capres Prabowo 'Asu'
Sudirman Said: Waspadai Genderuwo Ekonomi yang Grogoti Kekayaan Indonesia
Peternak Indonesia Harapkan Pemilu 2019 Berlangsung dalam Situasi dan Kondisi Aman
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]