Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Razia Preman
Polisi Menangkap Hercules Jadi Aktor Utama Pengrusakan dan Pendudukan Lahan
2018-11-23 19:25:08

Tampak Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (23/11).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menangkap Hercules karena terbukti jadi aktor utama memerintahkan anak buahnya melakukan pengrusakan dan pendudukan lahan milik PT Nila Alam di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

"Para preman anak buah Hercules juga melakukan intimidasi kepada karyawan, menduduki kantor pemasaran dan merusak pintu. Kemudian juga menguasai perbengkelan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (23/11).

Akibat perbuatan anak buahnya, aktivitas di PT Nila sempat terhenti. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak polisi, apabila mereka mau beraktivitas di sana, harus ada sejumlah uang yang dibayar ke anak buah Hercules.

"Mengintimidasi para pengontrak ruko yang ada di komplek tersebut, sehingga mereka tidak beraktivitas. Dan dari hasil penyelidikan kami, para pengontrak bisa beraktivitas, apabila mereka membayarkan sejumlah uang kepada anak buahnya," katanya.

Warga diminta tak perlu khawatir, menurut Edi, apabila ada yang merasa diganggu preman. Edi juga mengingatkan tidak ada segan menindak para preman yang melakukan perbuatan seperti apa yang dilakukan Hercules dan anak buahnya.

"Kami minta dihentikan aksi-aksi preman yang berusaha untuk menduduki lahan dan berusaha bertindak seolah-olah sebagai pengadilan. Kami dari Polres Metro Jakarta Barat tidak akan segan-segan melakukan tindakan hukum kepada siapapun apabila coba-coba untuk mengambil hak orang lain," pungkasnya.(bh/as)


 
Berita Terkait Razia Preman
 
• Dua Orang Diduga Geng 'The Panther', Polres Gorontalo Kota Amankan 6 Pemuda
 
• Polisi Menangkap Hercules Jadi Aktor Utama Pengrusakan dan Pendudukan Lahan
 
• Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
 
• Polres Metro Jakbar Tingkatkan Kemampuan Tim Pemburu Preman (TPP)
 
• Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap 12 Kasus Premanisme, Tersangka 30 Orang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]