Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Polisi Tewas
Polisi Ditembak, Ronny: Penembakan dari Arah Depan
Wednesday 11 Sep 2013 14:51:35

Brigjen Pol Ronny F Sompie, Kadiv Humas Mabes Polri Baru.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Ronny F. Sompie mengatakan, hasil autopsi terhadap jenazah Bripka Sukardi sudah dilakukan dan ditemukan 4 peluru yang bersarang di tubuh korban.

"Dini hari tadi sudah dilakukan autopsi terhadap jenazah sehingga dapat diketahui ada luka di empat bagian tubuh, yakni di pundak kiri, dada kiri, dan perut bagian kiri dan lengan bagian kiri," kata Ronny kepada Wartawan, Rabu (11/9) di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta.

Sementara hasil autopsi secara akurat telah menunjukkan bahwa jenazah Bripka Sukardi yang tewas ditembak di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan semalam, terdapat 4 luka tembak.

"Penembakan dari arah depan," imbuh Ronny. Dan untuk mengetahui pelaku dan motif penembakan, Polri telah mengirim tim khusus ke TKP untuk mencari bukti-bukti baru.

"Puslabfor dan Inavis sudah diterjunkan untuk menemukan jejak-jejak kejadian baik berupa anak peluru dan lainnya. Kami dapat bantuan rekaman CCTV yang ada di KPK," pungkas Ronny.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Polisi Tewas
 
Kapolda Jabar Pimpin Upacara Pemberangkat Jenazah Brigadir Nurul Affandi
 
Siang Bolong, Anggota Polisi Tewas di Tembak
 
Brigadir M Syarif Mappa, Dibunuh Kernet Metromini
 
2 Pria Diamankan Terkait Tewasnya Anggota Brimob Brigadir M. Syarif
 
Brigadir M Syarif Mappa, Anggota Brimob Tewas di Pasar Minggu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]