Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Aceh
Polisi Buru Pelaku Pengeroyok Pimpinan Ponpes Dayah
Saturday 03 May 2014 00:01:28

Tgk. Hamdani didampingi Tgk.Rasyidin Jum'at (2/5) di Dayah (pesantren) Nurul Huda Gampoeng Mesjid, Manyak Payek Kabupaten Aceh Tamiang.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Polisi dari jajaran Polda Aceh terus memburu pelaku pengeroyokan 3 pimpinan Pondok pesantren (ponpes) Dayah di Gampoeng Mesjid Kecamatan Manyak Payet Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh) beberapa waktu yang lalu.

Seperti di beritakan media ini sebelumnya, 3 Pimpinan Ponpes Dayah Tgk. Hamdani pimpinan Dayah Nurul Huda warga Gampoeng Mesjid, Tgk Rasyidin pimpinan Dayah Darul Islah warga Gampoen Meurandeh kecamatan Manyak Payet Kabupaten Aceh Tamiang, serta Tgk. Nasruddin Pimpinan Dayah dari kecamatan Jeunib Kabupaten Bireun di keroyok oleh 7 orang kader (simpatisan) Partai Aceh (PA) seusai ceramah agama di Dayah Nuruh Huda pada (19/4) Minggu malam.

Sementara, Kapolres Langsa AKP.H. Hariadi SH, SIK, melalui Kapolsek Manyak Payet Iptu Suparwanto, di dampingi Kanit Reskrim Iptu Supardi di ruang kerjanya pada, Jum'at (2/5) kepada awak BeritaHUKUM.com mengatakan, Polisi terus memburu pelaku pengeroyokan tengku Dayah. Kita sudah berhasil menangkap 2 dari 7 orang pelaku pengeroyokan, masing-masing Malik di ciduk ditempat persembunyianya, disalah satu rumah keluarganya di Gampoeng Blang Kota Langsa.

Sedangkan Syahrul, "kita ciduk di Sungai Yu, saat pelaku pulang dari laut, keduanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara insentif, mengenai tempat mereka ditahan Malek tetap kita tahan di Polsek, sedangkan Syahrul demi keamanan kita titipkan Polres, Merek di jerat dengan pasal 170 junto pasal 351 ayat (I) KUHP dengan ancaman Hukuman 7 tahun penjara," ujar Supardi.

Sementara 5 orang pelaku lagi saat ini sedang kita buru, mereka masuk dalam Daftar Ppencarian Orang (DPO) kemungkinan pelakunya bisa bertambah, untuk itu kita minta kepada keluarganya untuk membantu aparat Kepolisian menyerahkan para tersangka ke pihak berwajib," pungkas Supardi.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]