Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kecelakaan Motor
Polda Metro Jaya Selidiki Tewasnya Direktur PT Adaro
Wednesday 22 Aug 2012 08:29:08

sepeda motor Ducati Sport 1000 S bernomor Polisi B 5555 XS (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan menyelidiki kasus tewasnya Direktur PT Adaro Energy Tbk Andre Mamuaya (42) yang tewas akibat kecelakaan lalulintas di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/8).

Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya AKBP Darmanto, di kantornya (21/8), pihaknya masih memeriksa Muhamad Tarigan, pengemudi mobil Toyota Inova bernomor Polisi B 1348 PKP yang terlibat tabrakan dengan Andre, Kejadiannya pukul 09.45 WIB. TKP di Jl Sudirman depan Gedung Plaza Central, arah Selatan.

Diketahui, Andre yang mengendarai sepeda motor Ducati Sport 1000 S bernomor Polisi B 5555 XS itu melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan Jendral Sudirman dari arah Bundaran HI menuju perempatan Semanggi. “Mendekati Plaza Sentral, Andre dihadapkan oleh Mobil Inova berwarna hitam yang dikemudikan Muhamad Tarigan, Andre pun mengambil jalur di kiri mobil itu,” ungkap Darmanto.

Dia menyatakan belum mengetahui penyebab korban menyalip dari sisi kiri dengan kecepatan tinggi, dan apakah Andre dalam keadaan sehat secara jasmani dan rohani saat mengemudikan kendaraannya.

Di sisi lain, kata Darmanto, pihaknya mengalami hambatan dalam melakukan penyelidikan, setelah keluarga Andre menolak dilakukan otopsi.(dry/ipb/bhc/sya))


 
Berita Terkait Kecelakaan Motor
 
Seorang Pengendara Motor Tewas, Istri Korban Nangis Histeris
 
Polda Metro Jaya Selidiki Tewasnya Direktur PT Adaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]