Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Polri
Polda Metro Jaya Selenggarakan Media Gathering di Anyer
2018-12-01 22:16:27

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat memberikan sambutan.(Foto: BH /as)
BANTEN, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya menyelenggarakan Media Gathering di Anyer, Banten, Sabtu-Minggu (1-2/12/2018).

Acara ini dibuka oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Dalam sambutannya, Argo mengucapkan terima kasih kepada semua tamu yang datang. Termasuk Kabid Humas Polda Banten AKBP Edi Supardi.

"Terima kasih Kabid Humas Polda Banten pak Edi, pertama puji syukur kepada Tuhan atas kesehatan. Saya baru pertama ke Anyer, mudah-mudahan semua menikmati," ujar Argo di lokasi acara Gathering di Anyer, Sabtu (1/12).

Ia menjelaskan kegiatan ini juga wujud jawaban dari permintaan kawan-kawan media.

"Teman-teman beberapa kali tanya sekali-sekali kita bikin kegiatan. Kita akhirnya bisa realisasikan di tempat ini. Pas tahun ketiga saya di Polda Metro kita ada media Gathering, berbarengan dengan ada beberapa teman Humas yang dimutasi," katanya.

Argo pun mengucapkan terima kasih kepada awak media yang setiap hari aktif melakukan tugas jurnalistik di Polda Metro Jaya. Sinergitas ini jadi kunci penyebaran informasi yang berimbang di Ibukota.

"Terima kasih ke media sebagai mitra saya yakin dengan kebersamaan kita dengan senda dan gurau kita lalui. Prinsipnya saya menaruh respect kepada teman-teman media dan staff saya. Saya tidak ada kalian saya bukan, apa-apa kalau tidak ada kebersamaan ini. Kalau boleh kutip kata pak Kapolda bukan karena saya yang hebat tapi kebersamaan kita yang kuat," ucap Argo.

Kesempatan yang sama Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Naek Pangaribuan mengatakan ia sangat berkesan, karena selang beberapa tahun baru hari ini di era Kabid Humas PMJ Kombes Argo Yuwono press gathering kembali terlaksana.

"Saya berkesan karena baru pertama di era pak Argo kita ada press gathering. Dari semua kegiatan paling kita lakukan kegiatan jurnalistik saja. Tapi di era pak Kabid direalisasikan," ucap Naek.

Menurut Naek, kegiatan semacam ini sangat penting untuk sinergitas antara polri dan media.

"Tapi ini intinya adalah sinergitas Media dan Polda Metro maupun Polri umumnya. Kita selalu di balik pemberitaan. Selama ini informasi semua tersebar merata. Tidak ada satupun media yang tidak dapat informasi. Ini adalah bukti sinergitas yang kuat," tandasnya.(bh/as)


 
Berita Terkait Polri
 
• Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
 
• Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
• Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
• Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
• HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]