Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Daging
Polda Jabar Selidiki Kelangkaan Daging Sapi
Thursday 24 Jan 2013 14:52:31

Ilustrasi, para pembeli daging sapi.(Foto: Ist)
BANDUNG, Berita HUKUM - Kelangkaan daging sapi di pasaran, termasuk di wilayah Kota Bandung, sudah sangat meresahkan. Terlebih bagi mereka yang selama ini menggunakan daging sapi untuk kepentingan produknya, seperti pedagang baso, Kamis (24/1).

Kepolisian pun terpanggil untuk menyelidiki apa yang menyebabkan langkanya daging sapi di pasaran. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengakui, pihaknya sudah mendapat informasi dan mengecek ke lapangan terkait kelangkaan itu.

Sejauh ini, kata Martinus, sudah cukup banyak laporan yang diterima oleh Polda Jabar. Disisi lain, dari pemberitaan media massa juga dijadikan acuan bagi pihaknya untuk melangkah melakukan penyelidikan.

“Betul, daging sapi memang kosong dan cukup langka. Kita juga menerima laporan bahwa para pedagang daging sapi mau unjukrasa terkait kekosongan daging sapi ini,” papar Martinus saat dihubungi wartawan.

Namun berbeda dengan apa yang disampaikan Dinas Peternakan, Martinus mengatakan sejauh ini dari informasi sementara yang diperoleh pihaknya, pasokan sapi dari Jawa Timur memang kosong. Dengan begitu, pasokan daging pun menjadi berkurang bahkan sama sekali langka.

“Memang dari wilayah Jawa Timur-nya sedang kosong,” katanya.

Disinggung apakah kelangkaan tersebut ada indikasi dari oknum tertentu, Martinus membantahnya. Sejauh ini, ujarnya, perihal kosongnya daging sapi di pasaran bukan dari indikasi ada oknum tertentu, melainkan memang stok-nya yang kosong.

“Tapi dari pihak kepolisian terus akan mengawasi supaya penjualan daging sapi normal kembali,” tandasnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya pernah menyatakan pihaknya tengah menyelidiki penyebab kelangkaan daging sapi di pasaran. Saat itu, Anis mengklaim pihaknya sudah mendapat titik terang terkait penyebab langkanya daging sapi.(mbs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Daging
 
Pemerintah Lalai Kendalikan Harga Daging
 
Lusa Sudah Lebaran, Harga Daging Tembus Rp150 Ribu/Kg, Rakyat Tagih Janji Jokowi
 
DPR Soroti Kartel Daging Sapi
 
Kebijakan Pemerintah Terkait Harga Daging Sapi Matikan Peternak
 
Rencana Impor Sapi Lukai Para Peternak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]