Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gorontalo
Polda Gorontalo Pacu Peningkatan Pelayanan Transparansi Informasi
Wednesday 22 May 2013 18:41:49

Suasana kegiatan Rakernis dan Sosialisasi, Rabu (22/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/shs)
GORONTALO, Berita HUKUM - Sosialisasi Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik hingga saat ini terus dilakukan. Salah satu upaya tersebut diantaranya dilakukan Polda Gorontalo kepada jajarannya hingga ke tingkat Polsek dengan menggandeng pihak Komisi Informasi Provinsi Gorontalo, Rabu (22/5). Kegiatan Rakernis dan Sosialisasi tersebut dibuka langsung Kapolda Gorontalo didampingi Wakapolda dan Irwasda

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Hj Lisma Dunggio BSc yang ditemui setelah kegiatan menerangkan, penyampaian hasil Rakernis Humas Polri tahun 2013 yang bertemakan "Meningkatkan Profesionalisme Kehumasan Polri Melalui Sinergitas Polisional dengan Media dalam Rangka Pelayanan Informasi Publik Untuk Mendukung Stabilitas Kamendagri Jelang Penyelenggaraan Pemilu 20014 dan sosialisasi UU No. 14 tahun 2008" dilaksanakan intinya untuk meningkatkan peran dan fungsi kehumasan mulai dari tingkat Polda, Polres, Polsek, dan petugas PPID diinstitusi tersebut.

"Kapolda dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini, apalagi hal ini sangat berkaitan erat dengan fungsi kehumasan itu sendiri. Dimana, mulai dari tingkatan Polda hingga ke bawah harus lebih memahami betul keterbukaan informasi ke khalayak publik," urai Lisma.

Sehingga lanjut Lisma, melalui momentum sosialisasi ini, sangat diharapkan peran para personil Polri yang terkait dengan bidang tersebut, kinerjanya dalam melayani dan memberikan berbagai informasi kepada masyarakat lebih meningkat serta profesional. "Kita tahu bersama, jelang 2014 suhu politik saat ini saja terus meningkat. Dan kegiatan ini sangat relevan dengan fungsi Polri sebagai alat negara yang salah satu didalamnya, pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri, lebih khusus lagi di daerah ini kita ini," jelasnya.

Ditambahkannya, dewasa ini transparansi dan keinginan untuk mendapatkan informasi sudah sangat penting, sehingga melalui sosialisasi ini, Polda berharap pengetahuan dan kemampuan jajarannya dalam mencermati keinginan-keinginan publik makin mapan, agar tuntutan publik terhadap pelayanan tranparansi informasi bisa terpenuhi.(bhc/shs)


 
Berita Terkait Gorontalo
 
Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
 
Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
 
Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
 
Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
 
Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]