Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Didepan Gedung KPK
Plt Sekda Wiriyatmoko Segera Minta di Periksa KPK
Monday 02 Sep 2013 16:10:12

Aksi demo Menuntuk PLt Sekda Prov DKI di depan Gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi demonstrasi meminta, bersih-bersih di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, guna menuju Pemerintahan Provinsi DKI bersih dan bebas dan anti korupsi serta kolusi.

Aksi puluhan Mahasiswa aktivis anti korupsi di Jakarta,( Jakarta Anti Korupsi) melihat langkah KPK saat ini, serta memonitor perilaku korup pejabat ditingkat Provinsi DKI, serta Kabupaten, Kota sangat Apresiasif.

Pasalnya perilaku korup dan cenderung memanfaatkan Jabatan. Dan Wewenang sebagai 'raja kecil' kerap menimbulkan penyimpangan dalam hal tata kelola APBD daerah.

Dalam aksinya pendemo membawa spanduk besar bergambarkan, Plt Sekda Wiriyatmoko, dengan tulisan usut tuntas dana Rp 1,2 miliar, dimana DKI Jakarta yang merupakan 'miniatur-nya' Indonesia harus menjadi file project KPK dalam hal menciptakan "Clean and Good Goverment" ditingkatan Provinsi dan Kota, Kabupaten.

Dugaan adanya pemborosan APBD lewat Program 'Festival Kampung Jakarta' yang menghabiskan dana cukup fantastis yakni 1,2 M menarik untuk dijadikan tesis KPK, guna mengetahui Prilaku Korup Pejabat teras Pemprov DKI Jakarta," ujar Ivan Ferdiansyah koordinator aksi.

Pendemo menduga, Wiriyatmoko yang akrab di sebut (Moko) sangat gencar membidik jabatan Sekda, menjadikan 'Festival Kampung Jakarta' sebagai prioritas guna mempopulerkan dirinya dimata 'sang Boss' yakni Jokowi, tujuannya agar pilihan Jokowi benar-benar jatuh kepada dirinya.

Namun anehnya lagi Program yang menjadi andalan pada HUT Kota Jakarta, bulan Juli lalu itu dilakukan oleh Moko (sapaan Akrab Wiriyatmoko) bermitra dengan LSM, bukan dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta yang sebetulnya merupakan 'domain' mereka.

"KPK harus mengungkap kasus ini dan menjadikan sebagai pintu masuk guna membongkar Korupsi dilingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk itu melihat berbagai implikasi diatas, kami yang tergabung dalam J A K MANIA (Jakarta Anti Korupsi)," ujar Abdul salah seorang orator.

Dan tuntutan pendemo, pertama, usut tuntas uang panas Rp 1,2 M pada program Festival Kampung Jakarta, segera panggil dan periksa Wiriyatmoko yang diduga keras melakukan pemborosan dana APBD Pemprov DKI Jakarta.

KPK juga diminta membongkar segala kasus Korupsi dilingkungan Pemprov DKI Jakarta, guna menjadikan Jakarta bebas korupsi, selanjutnya pendemo meninggalakan gedung KPK dengan tertib.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Didepan Gedung KPK
 
KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
 
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
 
AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
 
AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
 
AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]