Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Samsung
Plastik Dikritik, Samsung Bela Galaxy S4
Wednesday 20 Mar 2013 11:11:43

Galaxy S4.(Foto: Ist)
KORSEL, Berita HUKUM - Samsung Galaxy S4 dipuji sekaligus dikritisi. Ia dipuji dari sisi spesifikasi dan fitur, namun mendapat kritik lantaran materi plastik yang menyelimuti Galaxy S4.

Samsung nampak kurang bersemangat untuk bersaing dari sisi desain, melihat Apple dan HTC telah menggunakan materi alumunium pada ponsel andalan masing-masing, yakni iPhone 5 dan HTC One.

Kepala Desain Samsung kawasan Amerika, Dennis Miloseski mengatakan, bukan berarti Samsung mengesampingkan sisi desain sebuah produk. Menurutnya, proses desain tidak dimulai dari material luar saja.

"Ini bukan berarti kita cepat memutuskan, Okay, kita akan membuat ponsel dengan materi logam. Proses desain dimulai dari cerita. Untuk perangkat sekelas Galaxy S4 yang akan dipasarkan ke seluruh dunia, kita memulai desain dari berbagai selera," jelas Miloseski.

Sisi pengalaman yang akan dirasakan pengguna juga termasuk dalam perhitungan desain. "Kami sedang membuat perangkat yang lebih tipis dan ringan, dengan layar yang indah. Dengan Samsung, ini lebih membangun hubungan yang berarti dengan teknologi," kata Miloseski, saat berbicara di konferensi Expand yang digelar Engadget.

Seperti dikutip dari kompas.com, Selasa (19/3), Samsung juga fokus pada spesifikasi hardware dan perangkat lunak yang membuat Galaxy S4 lebih kaya. Samsung menggembar-gemborkan fitur pelacak mata untuk menggulirkan layar, merekam video dengan kamera belakang dan depan, dan sebagainya.

"Kami sedang berpikir tentang bagaimana membawa jiwa dalam perangkat Anda. Membuat perangkat menjadi lebih cerdas, membiarkan mereka masuk akal dan desain akan meningkat dari waktu ke waktu," jelas Miloseski.

Dari sisi marketing, Samsung menyerang sisi psikologis calon pengguna. Bahasa yang digunakan Samsung untuk Galaxy S4 adalah: "teman hidup," sebuah perangkat yang konon bisa mempelajari perilaku pengguna berkat fitur-fitur yang ada di dalamnya.

Pada Galaxy S dan Galaxy S generasi 2, Samsung sempat menerapkan desain fisik sudut membulat, yang kemudian jadi sumber masalah hukum perang paten dengan Apple, yang dituding menyerupai iPhone.

Sejak diluncurkannya Galaxy S III, Samsung coba menghadirkan paradigma baru dalam desain dan menawarkan estetika baru. Tapi secara kasat mata, perusahaan Korea Selatan ini menampilkan desain yang serupa antara Galaxy S III, S4, dan Galaxy Note 2.(kmp/bhc/opn)


 
Berita Terkait Samsung
 
• Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay Resmi Meluncur di Indonesia
 
• Samsung Galaxy Note 9 Siap Launching di Brooklyn, NY
 
• Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
 
• Samsung Siap Ungkap Galaxy S9 Bulan Depan
 
• Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]