Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pilgub Jatim
Pilgub Jatim Terus Bermasalah
Wednesday 07 Aug 2013 11:19:29

Pilgub Jatim (Foto:ist)
JAWA TIMUR, Berita HUKUM - Cetakan Surat Suara PilGub Jatim kelebihan 3.342.795Mendekati proses Pemilihan Gubenur 29 Agustus mendatang, semakin banyak terkuak tanda-tanda kecurangan. Salah satunya jumblah kertas suara. Jumblah surat suara kelebihan 3.342.795.

Kelebihan kertas suara tersebut, diutarakan Ketua Masyarakat Pemantau Pelaksanaan Progam dan Kebijakan Pemerintah (MP3KP). Menurut Purwadi, Dalam DOKUMEN PENGADAAN Nomor: 027/28.9/POKJA 22-ULP/022/2013 Tanggal:5 Juli 2013 dan ADENDUM DOKUMEN PENGADAAN Nomor: 027/34.2/POKJA 22-ULP/022/2013 Tanggal: 15 Juli 2013 untuk Pengadaan Pencetakan Surat Suara dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur tahun 2013, bahwa Surat Suara yang wajib dicetak oleh PT. Karya Kita sebagai pemenang lelang sebanyak 33.362.095 lembar.Sementara Menurut Komisioner KPU Jatim Agus Mahfudz Fauzi, Jumlah DPT Pilgub Jatim sebanyak 30.019.300 orang terdiri 14.805.723 laki-laki dan 15.213.577 perempuan.

Berarti ada kelebihan Surat Suara sebanyak 3.342.795 lembar atau 11%.Ditambahkan Mantan Aktivis Mahasiswa 98 ini, sisa cetak yang begitu banyak tersebut mau dikemanakan. Sehingga tak salah kalau masyarakat menuga Pilgub Jatim akan berlangsung dengan kecurangan untuk memenangkan salah satu calon.“Kemanakah kelebihan surat suara tersebut? indikasi-indikasi kecurangan Pilgub Jatim 2013 semakin mendekati kenyataan,”ujarnya. (bhc/net/rat)



 
Berita Terkait Pilgub Jatim
 
Adnan Buyung: Sebaiknya Delapan Hakim MK Mengundurkan Diri
 
Rizal Ramli: Siapa Penyusun Amar Putusan Sengketa Pilgub Jatim?
 
Tim Karsa Mengancam Warga untuk Coblos Nomor 1
 
KarSa Gunakan APBD sebagai Dopping Money Politic?
 
Rizal Ramli: Khofifah Perempuan Tangguh Layak Pimpin Jatim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]