Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Suriah
Pesawat Sukhoi-25 Milik Rusia Ditembak Jatuh di Suriah
2018-02-05 06:05:08

Gambar yang disebut merupakan bangkai Sukhoi-25.(Foto: Istimewa)
SURIAH, Berita HUKUM - Sebuah pesawat Sukhoi-25- milik Rusia ditembak jatuh di wilayah yang dikuasai pemberontak di dekat provinsi Idlib Suriah.

Menteri pertahanan Rusia mengatakan pilot berhasil lolos dari penembakan di udara dengan menggunaka kursi pelontar dan mendarat di daerah yang diyakini dikuasai oleh kelompok jihadis aliansi Hayat Tahrir al-Sham. Meskipun dia selamat dalam insiden, namun tewas dalam pertempuran di darat, seperti disampaikan Moskow.

Hayat Tahrir al-Sham - yang sebelummya terkait al-Qaeda - mengatakan telah menembak jatuh pesawat.Pemerintah Suriah yang didukung oleh pasukan udara Rusia, melakukan serangan besar terhadap kelompok pemberontak di Idlib pada Desember.

Kelompok pemantau menyebutkan Sukhoi-25, beroperasi kota Maaaran Idlib di dekat lokasi pertempuran darat. Kelompok ini menyebutkan puluhan pesawat Rusia meluncurkan serangan dalam 24 jam sebelumnya.

Dalam video yang diposting di media sosial menunjukkan pesawat tersebut tertembak dan terbakar, sebelum berputar jatuh ke darat. Dalam rekaman video lainnya menunjukkan bangkai pesawat dengan gambar bintang merah di bagian sayap.

Menteri Pertahanan Rusia mengatakan: "Pilot memiliki waktu yang cukup untuk melaporkan bahwa dia telah melontarkan diri ke daerah yang dikuasai oleh militan".

"Dalam sebuah pertempuran dengan teroris, pilot terbunuh."

Video lain yang beredar di media sosial menunjukkan tubuh yang berlumuran darah. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di media sosial kelompok Hayat Tahrir al-Sham mengklaim telah menembak pesawat dengan menggunakan peluncur rudal bahu.

Kelompok itu mengatakan pesawat melakukan serangan udara di atas sebuah daerah di dekat kota Saraqeb. Hayat Tahrir al-Sham beroperasi di wilayah selama beberapa tahun dengan menggunakan sejumlah nama yang berbeda.(BBC/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Suriah
Presiden Prancis Ancam 'Serang' Suriah Jika Terbukti Gunakan Senjata Kimia
Pesawat Sukhoi-25 Milik Rusia Ditembak Jatuh di Suriah
Rusia: Koalisi AS 'Sapu Bersih' Kota Raqqa di Suriah Hingga Rata dengan Tanah
Bom Bunih Diri Meledak di Istana Kehakiman di Damaskus, 31 Tewas
Hizbut Tahrir Demo Kedubes Rusia Mengutuk Aksi Pembantaian Muslim di Aleppo
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mediasi PBB dengan KPU Gagal, PBB Lakukan Perlawanan sebagai Bentuk Kezaliman
Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Demi NKRI
Pengamat: UU MD3 Larangan Kritik, Negara Berpotensi 'Hancur Lebur'
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Forum Jurnalis Muslim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Fahri Hamzah: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
DPR Minta Freeport Penuhi Kewajiban Divestasi dan Patuhi Kesepakatan
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]