Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kecelakaan Pesawat
Pesawat Rusia Jatuh, Tim Penyelamat Sisir Lokasi yang Diselimuti Salju
2018-02-12 07:34:32

Antonov An-148, yang dioperasikan oleh Saratov Airlines, telah jatuh di dekat Moskow, puing-puing tersebar di area yang luas (Foto: Istimewa)
MOSKOW, Berita HUKUM - Pihak berwenang Rusia mengatakan regu penyelamat berhasil menemukan kotak perekam suara kokpit dari pesawat penumpang Saratov Airlines yang jatuh tidak lama setelah tinggal landas dari Bandara Domodedovo, Moskow, Minggu sore waktu setempat (11/2).

Pesawat hilang dari radar beberapa menit setelah lepas landas dan jatuh di dekat Argunovo, sekitar 80km dari Moskow. Hingga malam, tim evakuasi terus menyisir lokasi jatuhnya pesawat yang diselimuti salju.

Puing pesawatHak atas fotoREUTERS
Image captionPotongan pesawat ditemukan di lahan yang diselimuti salju.

Para pejabat Rusia, kepada media setempat, mengatakan seluruh penumpang dan awak, yang berjumlah 71 orang, meninggal dunia. Mereka terdiri dari 65 penumpang dan enam orang awak. Seluruh penumpang dilaporkan berkewarganegaraan Rusia.

Pesawat penumpang jenis Antonov An-148 itu jatuh dalam penerbangan menuju kota Orsk di kawasan pegunungan Ural, dekat dengan perbatasan dengan Kazakhstan.

Rute penerbanganHak atas fotoFLIGHTRADAR24
Image captionSitus Flightradar24 menunjukkan rute penerbangan.

Situs pelacak penerbangan Flightradar24 mengatakan pesawat turun dengan kecepatan 1.000m per menit, lima menit setelah lepas landas.

Foto-foto dari lokasi jatuhnya pesawat menunjukkan puing-puing pesawat di lahan yang diselimuti salju. Kantor berita Tass mengutip seorang pejabat yang menyebutkan bahwa mayat-mayat ditemukan di dekat reruntuhan.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga para penumpang dan awak kapal. Ia juga memerintahkan penyelidikan untuk mengetahui mengapa pesawat penumpang itu jatuh.

Tahun lalu tercatat sebagai tahun paling aman bagi penerbangan komersial sebab tidak terjadi kecelakaan pesawat penumpang.

Apa yang kita ketahui sejauh ini?

Pesawat lepas landas pada pukul 14:27 waktu setempat pada Minggu (11/02). Pesawat hilang kontak empat menit kemudian.

Situs radar penerbangan Flightradar24 mengatakan setelah hilang kontak, pesawat turun dengan kecepatan 1.000m per menit. Sejumlah saksi mata, kepada media Rusia, menceritakan bahwa pesawat terbakar ketika jatuh.

Regu penyelamatHak atas fotoREUTERS
Image captionRegu penyelamat diterjunkan di lokasi jatuhnya pesawat di dekat Argunovo.

Menurut pihak berwenang, salah satu kotak hitam berhasil ditemukan, berupa perekam suara kokpit.

Situs Rusia, Gazeta.ru, mengutip beberapa penyelidik yang mengatakan pilot sempat melaporkan adanya malfungsi dan meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat.

Bagaimana catatan keselamatan penerbangan Rusia?

Maskapai-maskapai penerbangan Rusia mengalami dua peristiwa besar selama beberapa tahun belakangan:

Pesawat milter Tu-154 jatuh di Laut Hitam pada tanggal 25 Desember 2016. Seluruh penumpang dan awak kapal yang berjumlah 92 orang meninggal dunia. Jatuhnya pesawat disebut terjadi karena kesalahan pilot.

Pesawat Rusia jenis Airbus A321 yang membawa wisatawan jatuh di Sinai Mesir pada tanggal 31 Oktober 2015. Seluruh orang yang berada di dalam pesawat, total 224, meninggal dunia. Kelompok yang menamakan diri Negara Islam mengklaim menempatkan bom di dalam pesawat.

Apa yang kita ketahui tentang maskapai penerbangan Saratov?

Saratov Airlines bermarkas di Saratov, 840km dari Moskow.

Pada 2015, maskapai itu dilarang mengoperasikan penerbangan internasional ketika tim inspektorat menemukan seseorang yang bukan bagian dari awak penerbangan berada di dalam kokpit.

Pesawat SaratovHak atas fotoAIR TEAM IMAGES
Image captionPesawat Saratov disebutkan berumur kurang dari delapan tahun.

Maskapai mengajukan banding atas larangan itu dan mengubah kebijakannya sebelum kembali mengoperasikan penerbangan carter pada 2016.

Maskapai penerbangan Saratov terutama melayani rute penerbangan kota-kota di Rusia, tetapi juga melayani sejumlah rute di Armedia dan Georgia.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Kecelakaan Pesawat
 
• Pesawat Susi Air Hilang Kontak di Timika, 7 Penumpang Semuanya Ditemukan Selamat
 
• Dihimbau, Bagi Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182 Agar Hati-hati Tandatangani Surat Pelepasan Asuransi
 
• Susanti Agustina: Pengacara Keluarga Korban Pesawat Jatuh
 
• FDR Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Panglima TNI: Lokasi Penemuan Sesuai Perkiraan
 
• Komisi V Segera Panggil Menhub Pasca Jatuhnya Sriwijaya SJ-182
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]