Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kapolri
Pesan Kapolri Kepada Para Kapolda Baru
2016-05-31 19:37:59

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat melantik di Gedung Rupatama Mabes Polri, Selasa (31/5).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti melantik Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Asisten Sumber Daya Manusia (SDM), dan empat Kapolda dalam mutasi yang diatur dalam ST/1314/V/2016 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Selasa (31/5).

Kemudian para penjabat yang baru dilantik diambil sumpahnya, untuk tidak melakukan KKN dan gratifikasi dalam bentuk apa pun, serta tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan tugas, tanggung jawab dan jabatan.

Badrodin berpesan pada Kabareskrim baru Irjen Ari Dono Sukmanto. Ari sebelumnya menjabat Wakabareskrim. Dia ditunjuk menjadi Kabareskrim menggantikan Komjen Anang Iskandar yang pensiun.

"Apa yang jadi perhatian masyarakat supaya direspons dengan cepat. Penegakan hukum hanya untuk kepentingan keadilan tidak boleh untuk kepentingan yang lain," kata Badrodin Haiti.

Penegakan hukum juga bukan hanya represif saja, tapi juga preventif dan edukatif. Bareskrim, menurut Badrodin adalah garda terdepan penegakan hukum di institusi Polri, karena itu dibutuhkan loyalitas yang tinggi.

"Hendaknya penegakan hukum itu yang akuntabel dan transparan. Beberapa program yang belum selesai, supaya diselesaikan untuk kurangi komplain masyarakat," pesannya.

Kepada para Kapolda, Badrodin berpesan supaya mereka terus menjaga keamanan dan ketertiban di masing-masing daerah.

"Jaga supaya kondusif, cermati karakteristik masyarakat, lakukan pemetaan, tangani masalah secara tuntas dan ambil langkah inovasi dan kepemimpinan yang efektif, lakukan penindakan tegas ke pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat," ujarnya.

Khusus untuk Kapolda Sulbar, Badrodin berharap supaya dia bisa proaktif mengupayakan dan menyempurnakan administrasi."Jalin komunikasi dengan para stakeholder yang ada. Pesan saya, meski Polda baru, tapi pelayanan publik harus berjalan baik. Jadi masyarakat bisa merasakan manfaat nyata," paparnya.

Selanjutnya, Asisten SDM Polri Irjen Sabar Rahardjo yang pensiun diganti Irjen Jodie Rooseto. Posisi Jodie sebagai Kapolda Jawa Barat diserahkan pada Irjen Bambang Waskito yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol.

Posisi Brigjen Arief Sulistyanto sebagai Kapolda Kalbar diserahkan pada Kapolda Jambi Brigjen Musyafak. Arief naik pangkat menjadi Sahlijemen Kapolri. Lalu posisi yang ditinggal Musyafak di Jambi diganti Brigjen Yazid Fanani.

Terakhir, Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto yang sebelumnya menjabat Karo Provost Div Propam Polri, diangkat menjadi Kapolda Sulawesi Barat.(bh/as)


 
Berita Terkait Kapolri
 
Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
 
Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
 
Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
 
100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
 
Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]