Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Din Syamsuddin
Pesan Din Syamsuddin Usai Putusan MK
2019-06-28 08:26:16

Din Syamsuddin Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait keputusan Mahkamah Kostitusi (MK) yang diputuskan pada Kamis, (27/6)

"Yang pertama, apapun keputusan MK bagi yang tidak setuju atau keberatan, karena dinilai belum berkeadilan, jadikanlah itu catatan untuk perubahan kedepan," kata Din di kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat (26/6).

Menurutnya, catatan itu ditujukan kepada siapa yang nantinya ditetapkan sebagai pemenang. Agar si pemenang mengetahui bahwa kemenangan itu tidaklah utuh. Apalagi selisih dari hasil pemilu pilpres tidak terlalu besar.

"Jika misal puluhan juta pendukung yang lain, maka itu harus diyakini adalah rakyat Indonesia. Maka jangan sampai pemangku amanat nanti, berbuat untuk pemilihnya sendiri. Karena hal semacam itu seringkali terjadi," kata Din.

Hal itu selalu merugikan, menyudutkan, bahkan mendeskreditkan lingkaran rakyat Indonesia yang tidak memilihnya waktu pemilu. Bukan dari partainya, jelas Din.

"Pesan saya yang kedua, apapun keputusan MK, maka jadikanlah ini pelajaran bagi mereka yang merasa dirugikan, dan juga sudah semestinya menjadi catatan bagi yang dinyatakan pemenang, bahwa ia naik bukan tanpa catatan," tuturnya.

Prof. Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA, atau dikenal dengan Din Syamsuddin juga berpesan kepada pemimpin yang menang, agar mampu menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia dan menegakkan keadilan pun bagi seluruh rakyat Indonesia.(bh/na)


 
Berita Terkait Din Syamsuddin
 
• Sikapi Demo Rusuh DPR, Din Syamsuddin Minta Semua Pihak Tidak Adu Kekuatan
 
• Pesan Din Syamsuddin Usai Putusan MK
 
• Din Syamsuddin Menerima Penghargaan Kedua dari Pemerintah Jepang
 
• Din Syamsuddin Mengundurkan Diri dari Posisi Utusan Presiden
 
• Din Syamsuddin Tawarkan Dua Solusi dalam Menghadapi Pergeseran Peradaban Dunia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]