Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
ESDM
Perusahan Harus Penuhi Syarat Eskpor Biji Mentah Tambang
Saturday 25 Jan 2014 12:50:45

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Susilo Siswoutomo.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo meminta seluruh perusahan tambang di Tanah Air segera mengurus persyaratan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian biji mentah tambang atau smelter.

“Pengurusan pembangunan smelter secepatnya diperlukan agar perusahan tambang dapat memenuhi persyaratan untuk mendapatkan izin ekspor biji mentah tambang dari Kementerian Perdagangan, sehingga produk tambangnya yang diekspor tidak memiliki masalah di pelabuhan,” kata Susilo di kantornya Jakarta, Jumat (24/1).

Selain itu, ia menekankan perusahan tambang harus mempunyai pilar road map untuk membangun smelter selama tiga tahun, hal ini harus diinfokan kepada Kementerian ESDM mengenai ground breaking smelter kementerian ini agar dapat memonitor kegiatan pembangunan smelter dari perusahan tambang tersebut.

Wamen ESDM juga menjelaskan perusahan tambang melakukan ekspor harus memenuhi kuota yang ditentukan oleh pemerintah. Ketentuan kuota ini bertujuan untuk menjaga sumber alam ke depan. Hal ini diharapkan sumber alam akan memberikan keuntungan untuk generasi mendatang.

“Apabila perusahan tambang telah memenuhi persyaratan ekspor tersebut, maka izin ekspor dapat diperoleh dari Kementerian Perdagangan, dengan demikian ekspor biji tambang dapat dilakukan,” ujarnya.(ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait ESDM
 
• Presiden Jokowi Berhentikan Menteri ESDM Archandra Tahar
 
• IPI Minta Pemerintah Harus Komitmen, Konsisten Penggunaan TKDN di BUMN, ESDM dan Operator Minyak
 
• Politisi PDIP: Sudirman Said Ikut Menikmati Petral
 
• Pernyataan Menteri ESDM untuk SBY Tidak Berdasar dan Kontraproduktif
 
• Menteri ESDM Harus Keluarkan Juknis untuk Implementasi PP No.70 2009
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]