Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Daya Saing Nasional
Pertumbuhan Ekonomi Berasal Dari Bidang Teknologi.
Wednesday 21 Sep 2011 18:09:16

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring (Foto Istimewa)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, menyatakan prihatin atas penggunaan jaringan broadband di Indonesia. Pasalnya, sebagain penguna broadband hanya berakifitas di jejaring sosial. Padahal masih banyak hal-hal yang lebih bermanfaat dalam pengunaan broadband.

"Sayang sekali, penggunaan broadband internet lebih banyak untuk chatting, kedua untuk email, ketiga untuk game online, dan keempat untuk jejaring sosial. Bukan untuk bisnis atau pendidikan,” ujarnya, usai mengisi acara Indonesia Broadband Economy Forum 2011 di Jakarta, (21/9)

Tifatul menegaskan, bahwa broadband bisa lebih dimanfaatkan untuk e-goverment, e-learning. Bahkan pengembangan teknologi broadband sendiri, dapat meningkatkan penerimaan negara yang berasal dari bukan pajak atau PNBP.

Dan untuk tahun 2011, Menkoinfo menargetkan PNBP sebesar Rp13-15 triliun. "Dulu PNBP Rp7 triliun. Sejak broadband dikembangkan tahun 2009, PNBP naik menjadi Rp10,5 triliun, pada tahun 2010 kita dapat Rp2,8 triliun untuk mengembangkan broadband dan kemudian kita berikan PNBP Rp12,8 triliun,” ucapnya.

Oleh karena itu, Tifatul yakin, pengembangan Information Communication Technology (ICT) dapat menggenjot akselerasi pertumbuhan ekonomi jadi lebih cepat. “Sebab, setiap adanya tambahan investasi sebesar 1 persen, memberikan dampak pertumbuhan ekonomi 3 sampai 5 persen,” ucapnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tambah Tifatul, pertumbuhan ekonomi terbesar juga berasal dari bidang teknologi. "Angkanya yaitu sekitar 13 persen," ucapnya. (vv/riz)



 
Berita Terkait Daya Saing Nasional
 
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Perkuat Koordinasi Kebijakan dengan Pemerintah
 
BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 2013 Bisa Capai 6,8%
 
Indonesia Adalah Oase Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi
 
Peringkat Daya Saing Indonesia Turun Akibat Korupsi
 
Untung Dua Milyar Dekranas Kejar Daya Saing Produksi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]