Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Pencemaran Nama Baik
Pertemuan Tak Berhasil, Pihak Benyamin S Lanjut ke Jalur Hukum
Tuesday 24 Jun 2014 17:15:31

Inilah situasi terakhir teman-teman yang berada di Gedung Transcorp #StopYKS.(Foto: @nawamarley)
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat ratusan massa pendukung Benyamin berdemo di luar gedung Trans TV, perwakilan dari mereka melakukan pertemuan dengan pihak manajemen Trans TV. Namun, setelah melakukan diskusi selama 30 menit, ternyata pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil.

"Hasilnya nggak ada, nol. Kita disambut dengan rombongan Trans yang tidak menunjukkan itikad baik. Ini bukan sekali dua kali, tetapi berkali-kali. Ini terjadi penghinaan berkali-kali, tetapi tidak ada tindakan punishment terhadap orang-orang yang terlibat di YKS. Artinya hanya ada pembicaraan, dan itu akan terus berulang," ucap JJ Rizal, warga Betawi, pendukung Benyamin.

Biem Benyamin yang merupakan putera ketiga almarhum Benyamin S menyatakan kalau apa yang dilakukan 'Yuk Keep Smile' (YKS) pada tanggal 20 lalu merupakan penghinaan.

"Ini penghinaan yang luar biasa, ini kejahatan sosial media di dunia broadcast, suka gak suka saya minta agar ditindak tegas," kata Biem.

Karena itulah, bersama perwakilan lain, Biem hendak menyambangi KPI dan berencana akan membawa masalah tersebut ke jalur hukum, dengan melaporkannya ke Mabes Polri.

"Kita ke KPI sekarang. Paling lambat Senin akan kita masukkan ke ranah hukum," tutup JJ Rizal.

Sementara, dalam episode itu, untuk menghilangkan rasa takutnya kepada anjing, Caesar, salah seorang bintang YKS, dihipnosis oleh hypnotherapist Ferdian Setiawan Setiadi atau Ferdians Setiadi. Caesar disugesti untuk melihat anjing sebagai hewan yang lucu seperti Benyamin.

"Ini penghinaan yang luar biasa, ini kejahatan sosial media di dunia broadcast," kata putra ketiga Benyamin, Biem Benyamin, sesudah mengadakan pertemuan dengan pihak TransTV.

"Suka enggak suka, saya minta agar ditindak tegas," tekan Biem.

Dari pantauan di media sosial twitter akan polemik ini, trending topik #StopYKS banyak yang memberikan komentarnya, ‏@ramboo_romeo: "Becande si boleh aje, tapi jangan nyamain manusia same hewan donk, itu ngehina babe kite namanye ! #StopYKS

@EvermoreShop: "Acara nggak mendidik,. isinya cuma joget ga jelas. Bubarin aja dah! #StopYKS #StopYKS #StopYKS #StopYKS #StopYKS #StopYKS #StopYKS

‏@JJRizal: sekali ini #stopYKS "@septians15: Pertama, goyang oplosan dicekal, kedua, ustad dilecehin, sekarang #BenyaminDiLecehkan @yukeepsmile_ttv"(kpl/aal/phi/kps/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pencemaran Nama Baik
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
 
Diduga Lalai, Pengusaha Muda Laporkan sebuah Bank Pemerintah ke Polisi
 
Kasus Denny Siregar, Kapolda Jabar: Saya Baru Dengar dari Wartawan
 
Ustadz Maheer Ditangkap, Tengku Zulkarnain Tanya Soal Penghina Habib Rizieq
 
Hina Marga Silaban, Pemilik Akun Facebook Tiger Wong Dipolisikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]