Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Televisi
Permintaan Maaf Humas Trans TV Soal Acara Super Trap
Tuesday 27 Nov 2012 22:34:14

Cover Super Trap.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara Super Trap Trans TV edisi Toilet banyak dihujat oleh para penonton tadi malam karena dinilai terlalu kelewat batas. Untuk itu Hadiansyah Lubis selaku Humas Trans TV menyampaikan permohonan maaf kepada para pemirsa atas kesalahan yang terjadi.

"Intinya kita meminta permohonan maaf kepada pemirsa atas tayangan tersebut," ujar Hadi, di Jakarta Senin (26/11).

Mengenai tayangan tersebut Hadi mengatakan dirinya juga sudah ditegur oleh KPI atas siaran tadi malam, "Mengenai tayangan tadi malam kami menerima banyak masukan dari masyarakat juga dari komisi KPI menyampaikan masukan ke kita," katanya.

Hadi juga mengaku sudah menerima kesalahan yang dilakukan oleh timnya atas tayangan tersebut, "Kita menerima kesalahan dari hal ini, kita mengakui ada sedikit kekeliruan, kita juga sudah melakukan evaluasi bahwa hal seperti ini harusnya tidak ditayangkan," ujarnya.

Setelah acara tersebut ditayangkan banyak protes dari masyarakat melalui dunia maya karena mereka menilai acara tersebut sudah kelewat batas, "KPI banyak memberikan masukan pada malam itu juga, untuk itu kami sekali lagi meminta permohonan maaf," pungkasnya.(kl/bhc/opn)


 
Berita Terkait Televisi
 
Kritik Acara TV Alay, Deddy Corbuzier Bantah Bertengkar Sederet Artis Ini
 
Trans TV Mulai Luncurkan 4 Program Baru
 
Setelah Sukses D'Academy 1, Indosiar Kembali Hadirkan D'Academy 2
 
ANTV Janji akan Evaluasi Tayangan Film ‘King Suleiman’
 
Tayangkan Nikah Artis secara Langsung Trans TV dan RCTI Kena Tegur KPI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]