Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gorontalo
Perkokoh Persatuan Dengan Minimalisir Kesejangan
2016-06-05 10:55:55

Senator DPD RI Dewi Sartika Hemeto, SE bersama Warga Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone, pada Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Foto: BH /shs)
GORONTALO, Berita HUKUM - "Kesenjangan sosial langsung tak langsung menjadi salah satu pemicu perpecahan diantara masyarakat. Dalam kondisi krisis, kelompok yang ekonominya lebih mapan lebih bisa bertahan dan tetap mampu melihat peluang untuk mengakumulasi kekayaan.Sementara kelompok yang berada sedikit di atas garis kemiskinan bisa jatuh dan terperosok kekelas yang lebih bawah," Urai Senator mud DPD RI, Dewi Sartika Hemeto, SE, saat kegiatan Dengar Pendapat 4 Pilar Kebangsaan di Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Gorontalo, Sabtu (4/6).

Menurut Dewi, dalam kerangka sempit, kesenjangan sosial dipengaruhi oleh empat variabel, yakni asset, pendapatan, konsumsi, dan investasi.Keempat variabel ini sangat rentan dipengaruhi oleh kondisi krisis (shocks).Pendapatan baik dari upah/gaji atau pengembangan aset bisa berkurang, bahkan hilang. Konsumsi bisa membengkak karena kenaikan harga-harga sehingga pendapatan tidak mencukupi.Tabungan atau investasi juga bisa terhenti.

Sehingga, ia mengingatkan kepada peserta sosialisasi, pentingnya mengkokohkan kembali penanaman nilai nilai luhur kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dikatakannya, dulu pendiri Bangsa ini menanamkan konsep ekonomi kerakyatan, yang adil dan mampu mencegah kesenjangan, kita harus kembali kekonsep itu.

"Dan menurut saya, penanaman nilai Nasionalisme saat ini harus disertai dengan perbaikan kesejahteraan.Masyarakat akan mudah untuk terprovokasi dan cenderung apatis ketika di perhadapkan dengan masalah-masalah kebutuhan dasar," tandas Dewi.(bh/shs)


 
Berita Terkait Gorontalo
 
Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
 
Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
 
Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
 
Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
 
Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]