Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus TPPU
Perdalam Kasus TPPU DS, KPK Periksa AKBP Teddy
Tuesday 22 Jan 2013 12:14:19

AKBP Teddy Rusmawan, saksi kasus Simulator SIM saat mendatangi gedung KPK, Selasa (22/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam kasus Simulator SIM. Kali ini, lembaga superbody itu memeriksa AKBP Teddy Rusmawan selaku ketua panitia lelang Simulator Sim roda dua dan roda empat. Pemeriksaannya kali ini, Teddy sebagai saksi tersangka Djoko Susilo untuk sangkaan Tindak Pinda Pencucian Uang (TPPU).

Teddy Rusmawan tiba di gedung KPK sekitar pukul 10:15 WIB pagi tadi. Ia membawa sekardus berkas-berkas simulator SIM. Pada pemeriksaan awal bulan ini, Jumat (4/1) lalu Teddy juga membawa satu kardus berkas-berkas yang diberikan ke penyidik KPK. Sebelum masuk ke gedung KPK, ia berkomentar bahwa isi kardus yang ia bawa adalah berkas Simulator SIM. "Saya bawa data-data terkait Simulator SIM," ujar Teddy, Selasa (22/1).

Sang pengacaranya, Dwi Ria Latifa menjelaskan lebih detail terkait kedatangan kliennya ke gedung anti korupsi ini. Latifa menjelaskan bahwa kliennya diperiksa sebagai saksi Djoko Susilo. Teddy dipanggil untuk saksi mengenai pasal yang menjerat Djoko yakni TPPU. "Akan diperiksa sebagai saksi Djoko Susilo dalam kaitannya dengan TPPU. Selain itu juga diperiksa sebagai ketua lelang," katanya.

Hari Senin (21/1) kemarin, KPK juga telah memeriksa Djoko Susilo. Dalam pemeriksaan itu, jenderal bintang dua itu tidak memberikan sepatah kata pun pada awak media. Ketika dikonfirmasi pada Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Selasa (22/1) pagi, Johan membenarkan bahwa Teddy diperiksa sebagai saksi Djoko Susilo. "Teddy sekarang diperiksa sebagai saksi DS," kata Johan.

Kasus sekitar Rp 100 miliar, KPK baru menahan Djoko Susilo. Seperti diketahui, Djoko Susilo dikenakan pasal TPPU dalam kasus simulator SIM. Pasal ini dinilai dapat membuka dugaan keterlibatan oknum perwira tinggi (pati) Polri lain dalam kasus ini. KPK pun telah memblokir rekening milik Djoko Susilo dalam kasus ini.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus TPPU
 
• Dugaan Penggelapan Aset oleh Petinggi SMART Tbk Membuat Kerugian Negara Hingga Rp 40 Triliun
 
• PPATK Blokir 119 Rekening Terkait Pencucian Uang
 
• Penyidik Belum Bisa Hadirkan 5 Saksi Kasus TPPU Dinas Tata Ruang Jaksel
 
• Kasus TPPU Pemprov DKI, Tersangka RS Dipanggil Penyidik Kejagung
 
• KPK Kembali Bidik Terpidana 7 tahun Nazaruddin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]